Kunjungi Merauke, Menteri Susi Ditantang Bupati Lakukan Hal Ini

Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pudjiastuti berbincang dengan Bupati Merauke, Frederikus Gebze di Vip Room Bandara Mopah Merauke, Senin (19/3)/Istimewa

MERAUKE, - Dalam lawatannya ke Papua dan Papua Barat, Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pudjiastuti menyambangi kabupaten Merauke, Senin (19/3) pagi.

Didampingi Pjs Gubernur Papua, Soedarmo, kedatangan Menteri nyentrik ini disambut Bupati, Frederikus Gebze dan Muspida beserta jajarannya
 
Dalam pertemuan, Bupati Frederikus Gebze memaparkan bagaimana kondisi kelautan dan perikanan di wilayahnya.
 
"Potensi laut yang ada di wilayah selatan Papua ini sangat berlimpah, untuk itu harus dijaga," katanya.

"Oleh karena itu saya selaku bupati yang menantang tegas ibu Susi untuk pembangunan perikanan. Saya tidak segan-segan meminta karena kami punya laut yang kaya habitat," tantangnya.
 
Dia mengatakan, jika laut Wilayah Selatan tidak dijaga dan hasilnya selalu dicuri oleh nelayan asing, tentu tidak akan membawa manfaat bagi masyarakat dan daerah.

Untuk itu, Gebze meminta para nelayan, khususnya orang asli Papua harus mampu bersaing dengan nelayan non Papua.

"Merauke ini kaya akan flora dan fauna. Jadi silahkan manfaatkan itu. Kalau tau jaring, ajar kepada mereka yang belum tahu. Silahkan selalu berbagi informasi," ujarnya
 
Meningkat
 
Pjs Gubernur Papua, Soedarmo mengungkapkan, capaian pembangunan sektor kelautan dan perikanan Papua periode 2013-2017, mengalami peningkatan.

Peningkatan terjadi pada produksi perikanan budidaya 1.09 persen, luas lahan 1.02 persen, dan jumlah pembudidaya 2.5 persen.

"Pengembangan perikanan budidaya tersebar di 29 kabupaten/kota berbasis pada lima wilayah adat," ungkapnya.

Disamping itu, lanjut Soedarmo, produksi perikanan tangkap 2013-2014 meningkat 1.01 persen, sedangkan 2014-2016 mengalami penurunan produksi.

"Hal ini disebabkan karena dikeluarkannya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI No 56/PERMEN-KP/2014 tentang moratorium," akunya

Disatu sisi, tambahnya, kebijakan moratorium walaupun dari sisi produksi ikan menurun, namun berdampak terhadap meningkatnya kesejahteraan masyarakat dengan jangkuan penangkapan ikan semakin dekat.[Riri]