Gubernur Waterpauw: Kita Harus Menjaga Kestabilan Ekonomi Papua Batat

Rapat Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Papua Barat dan TPID Kabupaten Manokwari, yang dipimpin Selasa (7/3/2023) yang Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw.,M.Si/Istimewa

MANOKWARI,wartaplus.com -  "Sesuai arahan presiden, untuk menghadapi krisis dunia, masyarakat dihimbau untuk memanfaatkan lahan yang ada di rumah masing-masing untuk bercocok tanam (hidroponik),"ujar Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw.,M.Si saat memimpin rapat Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Papua Barat dan TPID Kabupaten Manokwari, Selasa (7/3/1023) pagi.

Dalam pertemuan tersebut dihadiri Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat, Rommy S. Tamawiwy, Kepala BPS Papua Barat Maritje Pattiwaellapia juga para Kepala OPD.

Diingatkannya saat ini dunia sedang menghadapi kekhawatiran terhadap perubahan iklim.

"Perubahan iklim akan ada relevansi dengan hal yang kita bahas hari ini. Sehingga kita harus mengantisipasinya. Kepala BPBD harus melakukan sosialisasi prabencana untuk masyarakat menghadapi perubahan iklim,"ujarnya.

Diungkapkan, untuk mengatasi inflasi misalnya pada komoditi Ikan, salah satu cara membuat Pelayanan Terpadu Satu Pintu bersama dengan dinas-dinas terkait untuk pelayanan bagi nelayan kita.

Dikatakan, kita harus menjaga kestabilan ekonomi. Apabila beras naik, akan menjadi pengaruh yang besar. "Ketika ada kenaikan inflasi, maka akan ada gangguan lain,"ujarnya.*