Kembalinya Mahasiswa Eksodus Papua ke Kota Studi, Banjir Apresiasi

Ketua DPD PMT Papua, Albert A. Kabiay/Istimewa

JAYAPURA,wartaplus.com-Kembalinya beberapa mahasiswa eksodus ke tempat studinya mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, salah satunya datang dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua (PMTPP), Albert  A. Kabiay.

Menurut Albert, membangun generasi Papua yang lebih baik tidak lepas dari pendidikan, karena melalui pendidikanlah sebuah generasi dapat menentukan masa depan untuk Papua serta dapat membangun Papua menjadi lebih baik dan bermartabat.

"Saya menyampaikan terima  kasih serta apresiasi yang sebesar-besarnya  kepada adik-adik saya selaku mahasiswa yang telah kembali ke kota studinya. Ini hal yang sangat baik sekali demi masa depan kita sendiri secara pribadi dan masa depan Papua secara umum," terangnya, Minggu (19/1) malam.

Bahkan Ali meminta kepada pihak penegak hukum untuk bertindak tegas kepada sekelompok yang hendak melakukan intimidasi terhadap mahasiswa yang ingin kembali ke tempat studinya, lantaran hal tersebut masuk dalam pelanggan hak asasi.

"Saya meminta kepada aparat penegak hukum dalam hal ini pihak kepolisian untuk menindak dengan tegas kelompok atau oknum pihak tertentu yang menghalang-halangi, melarang  ataupun menghambat ade - ade mahasiswa yang ingin belajar. Saya merasa bahwa hal ini  sudah masuk dalam tindakan pengancaman, serta pelanggan HAM di bidang pendidikan, oleh sebab itu harus ditindak sesuai aturan hukum dan undang-undang yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia,"tegasnya.

Ia pun meminta kepada para mahasiswa baik di dalam maupun diluar Papua untuk belajar segiat mungkin untuk menggapai masa depan yang baik, tanpa harus terpengaruh atau terhasut oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab.

"Lanjutkan perjuangan adik-adik, jangan terprovokasi dengan ajakan mereka, dan jangan takut dengan ancaman mereka, karena kelompok-kelompok ini hanya mencari keuntungan dari situasi ini dan merugikan diri adik-adik. Adik - adik tetap harus terus menempuh pendididikan dan perkuliahan agar dapat membanggakan orang tua , Papua serta bangsa dan negara," ujarnya.*