Penghargaan Buat Benny Wenda Tak Bisa Dianggap Remeh Temeh Pemerintah Indonesia

Benny Wenda saat menerima penghargaan/Dok. Twitter Benny Wenda

JAYAPURA-Pemerintah Indonesia jangan meremehkan pengharaan dari Oxford City Council atau Dewan Kota Oxford kepada Benny Wenda, karena dapat menjadi pintu masuk bagi kampanye gerakan Papua Merdeka.

“Ini tak bisa dianggap remeh temeh dan bagi saya ini pukulan telak kepada pemerintah,“ kata tokoh muda Papua, Frits Kamuki Bernard Ramandey, Jumat (19/7)

Menurut tokoh yang biasa disapa Frits Ramandey, proses untuk pemberian penghargaan melalui tahapan penilaian yang panjang.

Penghargaan yang diberikan Oxford City Council atau Dewan Kota Oxford kepada Benny Wenda adalah penghargaan terkait perjuangannya soal ketidakadilan dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

“Ini yang Benny Wenda kerjakan soal kemanusiaan dan HAM dan itu pintu masuk Benny Wenda untuk mengkampanyekan Papua Merdeka,” ujar Frits Ramandey yang juga Plt Komnas HAM Papua.

Frits Ramandey mengungkapkan, Xanana pernah mendapat penghargaan-penghargaan seperti Penghargaan Sakharov untuk Kebebasan Pemikiran lalu ada penghargaan Perdamaian Sydney karena menjadi pemimpin yang berani dan berpendirian kuat untuk kemerdekaan rakyat Timor Timur.

“Siapa tau besok-besok Benny Wenda akan mendapatkan gelar dari negara-negara yang memang melihat apa yang diperjuangkannnya terus menerus tanpa lelah, semua bisa terjadi,” ujar Frits Ramandey.


Foto: Frits Bernard Ramandey/Istimewa

Pernyataan Frits Ramandey mengenai pengharaan dari Dewan Kota Oxford dapat dimanfaatkan Benny Wenda untuk mengkampanyekan Papua Merdeka sangat beralasan. Hal itu, tercermin dari pernyataan Benny Wenda atas penghargaan itu.

“Saya ingin mengucapkan terimakasih kepada Oxford City dan orang-orang Oxford atas kemurahan hati dan dukungan mereka dalam menyampaikan penghargaan Feedom of Oxford. Orang-orang Papua Barat tahu bahwa perjungan kita untuk kebebasan dari Indonesia adalah masalah yang telah menyentuh hati jutaan orang diseluruh dunua,“ ujar Benny Wenda dalam cuitan di akun Twitter-nya, Kamis (18/7/2019).

Benny Wenda yang menjadi Pimpinan Serikat Gerakan Pembebasan untuk Papua Barat (ULMWP) diberi penghargaan Dewan Kota Oxford ke Benny pada Rabu (17/9/2019) waktu setempat.

Wali Kota Oxford Craig Simmons, mengatakan penghargaan itu "layak diberikan" dan Benny Wenda "begitu banyak berkontribusi baik lokal maupun di panggung internasional.

Penghargaan kepada Benny membuat Deplu Indonesia meradang, tapi didisambut suka cita Direktur Eksekutif ULMWP  West  Papua, Markus Haluk.

“Syukur bagimi Tuhan,waa,,waa,,,waa. Selamat atas penghargaan yang Kaka  (kakak) Ketua terima di Oxford. Ini adalah pengakuan atas dedikasi, keringat, pengorbanan panjang  Kaka dan para pendahulu serta rakyat semesta yang telah meletakan perjungan Bangsa Papua,”ujarnya.

Terimakasaih  kepada parlemen dan pemerintah Oxford. “Tuhan memberkati semua kerja dalam mewujudkan visi bangsa,”kata Markus Haluk.*