Gubernur Waterpauw Bakal Bentuk Tim Kajian Terkait Aset Pemprov di Papua Barat Daya

Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn.) Drs. Paulus Waterpauw, M.Si/Istimewa

MANOKWARI,wartaplus.com - Menindaklanjuti aksi demo terkait aset Pemprov berupa dua unit transportasi laut West Papua Cruiser dan Speed Pasific Raider di Papua Barat Daya telah ditanggapi.

Pj. Sekda Papua Barat, Dr. Ir. Jacob Fonataba,M.Si mengatakan, sesuai petunjuk Gubernur akan membentuk tim kajian mengenai status. Nantinya hasil kajian akan menentukan apakah tetap menjadi milik Pemprov Papua Barat ataukah diserahkan ke Papua Barat Daya.

"Sekarang posisi aset itu ada di Papua Barat daya dan petunjuk Gubernur untuk membuat Tim kajian apakah itu tetap menjadi milik Pemprov Papua Barat. Atas secara aturan pemerintah itu harus diserahkan termasuk aset ke Provinsi Papua Barat Daya,"jelasnya, Senin (4/9/2023).

Selain aset, terkait pengupahan bagi pekerja juga masuk dalam kajian tersebut. Pj. Sekda menekankan pentingnya kelengkapan administrasi.

"Upah itu termasuk kajian, kita juga akan melihat mereka yang kerja itu betul-betul ada daftar SK. Penempatan pegawai atau honorer disitu, administrasi harus lengkap. Karena ketika kita mengeluarkan anggaran untuk dibayar akan diaudit peruntukan untuk apa, dasarnya apa,"tutupnya.