Satu Anggotanya Ditembak Mati, KKB Puncak Balas Membakar Rumah Warga di Ilaga

Rumah warga yang dibakar KKB di Ilaga Puncak, Selasa (05/04) malam/Istimewa

PUNCAK, wartaplus.com - Pasca tewasnya Ali Teu Kogoya (ATK) dalam kontak tembak dengan tim gabungan Satgas Ops Damai Cartenz, Minggu (03/04) lalu, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melakukan aksi pembalasan dengan membakar satu rumah milik warga bernama Yusuf Tandiarang yang berada di kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Selasa (05/04) malam.

Pembakaran diketahui oleh warga setempat setelah melihat nyala api dan asap tebal dari lokasi kejadian. Sebelumnya, warga juga mendengar bunyi tembakan dan teriakan Waita (kode panggilan untuk berkumpul khas masyarakat pegunungan tengah Papua).

"Kami dengar suara tembakan dan teriakan waita," ujar salah seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian kepada wartaplus.com.

Ia mengaku beruntung aparat keamanan cepat merespon dan langsung mengevakuasi mereka ke Mapolres Puncak.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, personil Polres Puncak dibantu BKO Brimob Satgas Damai Cartenz langsung menuju lokasi kejadian dan mengevakuasi warga yang tinggal di sekitar lokasi tersebut ke Mapolres Puncak.

Direktur Reserse Umum (Direskrimum) Polda Papua, Kombes Pol. Faizal Ramadhani saat dikonfirmasi wartawan Rabu siang membenarkan adanya peristiwa pembakaran yang dilakukan oleh KKB.

"Memang benar ada pembakaran rumah warga yang letaknya berdekatan dengan camp PT Modern. Pelakunya adalah kelompok kriminal bersenjata" ungkap Faizal.

Ia menambahkan, pasca pembakaran pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi warga. Personil gabungan TNI Polri juga telah disiagakan di seluruh wilayah Ilaga mengantisipasi adanya aksi teror susulan.

Sementara situasi wilayah Ilaga yang merupakan ibukota kabupaten Puncak saat ini,  kata Kombes Faizal, masih terpantau aman dan kondusif.

Seperti diberitakan sebelumnya, Satuan Tugas Penegak Hukum (Satgakkum) Ops Damai Cartenz berhasil menembak mati satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang selama ini menebar teror bersenjata di Kabupaten Puncak, Papua.

Anggota KKB bernama Ali Teu Kogoya (ATK) ditembak saat hendak ditangkap di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Minggu (03/04). Ia diketahui merupakan salah satu anggota KKB pimpinan Numbuk Talenggen.

Direktur Reserse Umum (Direskrimum) Polda Papua, Kombes Pol. Faizal Ramadhani kepada wartawan di Jayapura, Senin (04/04) menuturkan, pihaknya terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur karena ATK sempat melakukan perlawanan hingga terjadi kontak tembak.

"Saat melakukan pemetaan anggota bertemu langsung dengan ATK dan terjadi kontak tembak, anggota berhasil melumpuhkan korban karena melakukan perlawanan," ungkap Faizal.

Saat diamankan, lanjut Faizal, petugas juga mengamankan satu buah senjata api laras pendek (pistol) dengan kaliber 45 yang diduga merupakan senjata hasil rampasan dari aparat keamanan.

"Ada nomor serinya juga tetapi kami sedang cocokan nomor seri pistol tersebut, apakah ada dalam data base pencarian barang kita," jelasnya.

Faizal menambahkan, saat ini pihaknya sedang mempelajari dan mendalami rekam jejak keterlibatan ATK dalam serangkaian kasus penembakan dan kekerasan yang terjadi di Papua. 

Namun ia memastikan, jika ATK berada dalam struktur organisasi KKB Ilaga pimpinan Numbuk Talenggen.**