Sekolah Ini Harus Menjadi Yang Terbaik di Papua

pala Dinas Pendidikan, Perpustakaan Dan Arsip Daerah Propinsi Papua,  Christian Sohilait saat mengunjungi SMK Negeri 3 Jayapura/Angelbertha

JAYAPURA,wartaplus.com-SMK Negeri 3 Jayapura sebagai sekolah tertua di Papua harus menjadi sekolah terbaik. Ini dikatakan Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan Dan Arsip Daerah Propinsi Papua,  Christian Sohilait saat mengunjungi SMK Negeri 3 Jayapura,  Selasa (11/02).

Kepala Dinas Christian Sohilait tampak terharu saat melangkahkan kakinya di jurusan listrik. "Tahun 1988 Saya tamat dari sini. Saya bangga,  dan terbaru melihat kemajuan sekolah ini," ujar Christian.

Dikatakannya, saat bersekolah dulu yang ada hanya bengkel jurusan  listrik,  jurusan mesin, jurusan  elektronik, jurusan bangunan dan jurusan otomotif."Sekolah ini ternyata masih eksis," ujarnya.

Dikatakan, sekolah ini berada dijantung kota Papua, dimana hari hari ini SMK SMK terus berkembang dengan jurusan yang sama. Karena ini sekolah yang tertua maka sekolah ini hendaknya memberikan kontributor yang terbaik.

Christian Sohilait berharap, agar siswa siswanya menjadi anak anak yang cerdas dan guru gurunya merupakan guru yang berkualitas. Era sekarang dimana tekhnologi adalah segalanya galanya. Hal ini hendaknya dimulai dari SMKN 3 .

"Tadi saya sudah lihat kekurangan kekurangan disini,  saya minta kepada sekolah membuat laporan sehingga kami dinas tau apa yang harus kami berikan.  Intinya dinas pendidikan harus memberikan bantuan bagi sekolah di Kota Jayapura ini," ujar Christian dengan tegas.

Dalam kunjungannya kali ini, Christian tampak mengunjungi seluruh bengkel bengkel yang ada di jurusan jurusan. Christianpun tampak akrab dan menyapa para siswa yang sedang belajar.  "Kamu lagi bikin apa ini. Coba jelaskan proses pembuatan rak ini. Sebelum mengelas berapa titik yang harus kamu buat,"ujarnya pada salah satu siswa. Sang siswapun menjawab dengan lantang proses yang harus dilakukan saat melakukan penjelasan.

Rasa bangga juga nampak saat Kepala Dinas mengetahui bahwa salah satu guru olahraga merupakan Putra asli Papua.  "Ohhh orang Sentani. Wah bagus ini, "ujarnya sambil menepuk bahu sang guru.

Sebelum meninggalkan SMK Negeri 3 Jayapura,  Christian Sohilait menyampaikan pesan dan harapannya.  "Harapan dan pesan saya pertama, anak anak SMKN 3 Jayapura terlalu dekat sekali dengan tekhnologi. Oleh sebab itu jaga diri jangan sampai kita jatuh saat masih menempuh pendidikan. Kedua kita harus berkompetisi. Sukses terus SMK Negeri 3 Jayapura, "ujarnya dengan bangga.*