Walikota Jayapura : Saya Menangis Lihat Perilaku Massa Yang Anarkis

Massa saat melakukan aksi demo di Kota Jayapura/Andy

JAYAPURA-Walikota Jayapura, Benhur Tommi Mano mengaku sedih bahkan menangis melihat aksi demo berujung anarkis yang dilakukan ribuan massa di Kota Jayapura pada Kamis (29/8) kemarin.

"Melihat situasi yang terjadi kemarin, saya sedih, saya menangis. Kenapa rakyat saya yang tidak bersalah harus jadi korban. Mobil mereka di hancuri dan tempat pencari makannya di bakar. Ini membuat hati saya sakit," ujar Walikota Jayapura saat bertemu dengan sejumlah warga di Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Jumat (30/8) pagi.

Meski sedih, orang nomor satupun Kota Jayapura ini meminta kepada masyarakat yang menjadi korban pengrusakan untuk tidak melakukan aksi balasan terhadap perbuatan kelompok massa pendemo.

"Dengan rendah hati saya meminta kepada masyarakat saya yang ada di Kota Jayapura ini tidak membalas kejahatan dengan kejahatan,”pesannya.

Sebelumnya, Kamis (29/8) massa menggelar aksi unjuk rasa, menyikapi dugaan tindakan rasis terhadap mahasiswa Papua di Surabaya, berujung anarkis.

Ribuan massa membakar sejumlah ruko, perkantoran pemerintah, kendaraan roda dua dan roda empat, serta melakukan Pengerusakan. Kondisi itu membuat aktivitas di Kota Jayapura lumpuh total.*