Gempita Hari Musik Indonesia Moment Penting Pemusik Papua Berkumpul

Panita Gempita Hari Musik Indonesia-Papua 2019/Istimewa

JAYAPURA-Ketua Panitia Gempita Hari Musik Indonesia-Papua, Johanes Mandowally, SH, MH., mengatakan bahwa kegiatan Gempita Hari Musik Indonesia-Papua 2019 menjadi moment Penting bagi para pemusik Papua Berkumpul dan melahirkan gagasan ide bersama bagi kemajuan musik di Bumi Cenderawasih.

Hal ini disampaikan Johanes Mandowally, dalam sebuah keterangan kepada media di Abepura, Kamis lalua, sekaligus menjelaskan, bahwa kegiatan ini berangkat Keputusan Presiden Nomor 10 tahun 2013 telah diterapkan hari lahir Wage Rudolf Supratman, sebagai Hari Musik Nasional.

“Rencana besar kita adalah sebuah mimpi yang kami simpan sebagai anak – anak Papua yang dalam darahnya mengalir musik, sehingga berangkat dari keinginan inilah , kami merancang sebuah kegiatan yang pelaksanaannya bertepatan dengan Hari Musik Nasional,”

“Diberbagai daerah di Indonesia sudah banyak melakukan kegiatan yang sama, sehingga kami di Papua mencoba membuat kegiatan yang sama, namun visinya agak berbeda, karena Papua ini kaya dengan musik tradisional dan musik modern,”ucap Ketua Panitia.

Johanes Mandowally yang juga Kepala Distrik Yokari di Kabupaten Jayapura ini menilai, untuk tahun 2018 – 2019 perkembangan musik modern di Papua naik begitu cepat, terutama music Rap, sehingga mungkin perlu dengan duduk bersama dengan generasi yang lama tahun 1960 an hingga 1980-an hingga 2000-an bisa duduk bersama berkolaborasi. “Mungkin dengan duduk bersama bisa menghasilkan sesuatu yang positif kedepan, selain berkolaborasi

Tujuan akhir, kata Johanes Mandowally, akan dibentuk Asosiasi Pemusik Papua, yang mana akan menjadi wadah yang jelas akan bergerak dan mengatur semua hasil – hasil karya anak – anak Papua.