Gempita Hari Musik Indonesia 2019 di Papua

Panitia kegiatan Gempita saat memberikan keterangan pers/Istimewa

JAYAPURA-Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua dibawa kepemimpinan Bung Alberth G. Wanimbo, S.IP melalui Program Kerja dari Bidang Pariwisata dan Kebudayaan, sebagai Ketua Bidang, Ester Maitindom akan menyelenggarakan Even Music “Gempita Hari Musik Indonesia – Papua 2019”. Dengan tema kegiatan adalah “Kebangkitan Musik di Tanah Papua.

Hal ini disampaikan Ketua Bidang Pariwisata dan Kebudayaan DPD KNPI Papua, Ester Maitindom, sekaligus menjelaskan, bahwa kegiatan ini aklan mengundang semua pemusik di Tanah Papua dan tentunya kepanitiaan telah mendapatkan mandate dari pengurus DPD KNPI Papua.

“Selain melaksanakan kegiatan seminar – seminar, dari bidang Pariwisata dan Kebudayaan kita juga telah membentuk kepanitiaan yang akan mengurus semua kegiatan tersebut,” ujar Ester Maitindom, dalam keterangannya di Abepura, Kamis lalu. Dirinya berharap, kepada semua pemusik di Tanah Papua bisa mengambil bagian dalam kegiatan yang dimaksud, tentunya kegiatan ini untuk mensukseskan Papua menjelang persiapan PON XX 2020 nantinya.

Dirinya berharap, kepada pemerintah dan kepada semua pihak dari berbagai perangkat pemerintah terkait dapat bekerja sama mendukung. “Kepada seniman bisa siapkan diri dan bisa ikut ambil bagian dalam membicarakan bersama apa yang menjadi agenda dan tujuan dalam membawa pemusik Papua maju,”ujarnya.

Dikatakan, KNPI sebagai wadah yang bermitra dengan pemerintah untuk bagaimana kita formatkan bersama dan momentum menghadirkan pembicara akan dikemas untuk monitoring dan back up dan hal – hal yang perku dikemas dan sukses pemusik tanah Papua menjadi sukses bersama,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia GEMPITA Hari Musik Indonesia – Papua, Johanes Mandowally, SH, MH., mengatakan, bahwa kegiatan ini berangkat melalui Keputusan Presiden Nomor 10 tahun 2013 telah diterapkan hari lahir Wage Rudolf Supratman, sebagai Hari Musik Nasional.
“Ini yang pertama di Papua dan saya kira ini adalah saat yang penting bagi pemusik Papua untuk kumpul bersama dan duduk membicarakan semua masalah dan solusi bagi kemajuan musik di Tanah Papua,” ujar Johanes Mandowally, dalam keterangannya.                                                                 

Dikatakan, untuk lokasi kegiatan akan dilaksanakan di Pinggiran Danau Sentani di Khalkote, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten JayapuraDikatakan, bahwa sebelum kegiatan akan diawali dengan berbagai kegiatan seminar dan diskusi, sehingga kepada semua penggiat musik atau pekerja musik – musik Papua bisa ikut ambil bagian dalam kegiatan.

“Mereka yang selama ini membuat album dan lainnya, akan kita ikutkan juga dalam seminar selama tiga hari, sehinga akan dihadirkan pemateri yang berkompeten dalam membahas bersama dan mencari solusi bagi kemajuan musik Papua,” ujar Ketua Panitia.*r