Pj Gubernur Papua Tengah Meminta Para Bupati Dorong Percepatan Rekapitulasi Penghitungan Suara

Pj Gubernur Papua Tengah, Dr.Ribka Haluk bersama Ketua KPU, Bawaslu dan Lo Polda Papua/dok:Biro Umum

NABIRE, wartaplus.com - Penjabat Gubernur Papua Tengah Dr. Ribka Haluk, S.Sos, MM menghadiri pembukaan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Suara Tingkat Provinsi dan Penetapan Hasil Pemilu Serentak di Nabire, Senin (05/03/2024).
Pembukaan Pleno dihadiri jajaran Forkopimda Papua Tengah, KPU dan Bawaslu.

Dalam sambutannya, Pj Ribka Haluk menekankan kepada KPU dan Bawaslu Papua Tengah agar dapat menyelesaikan pleno rekapitulasi perhitungan suara tepat waktu.

Termasuk kepada para Bupati agar mendorong percepatan penyelesaian rekapitulasi penghitungan suara di tingkat Kabupaten.

"Saya ini terus pasang badan di pusat untuk melindungi kita semua. Jadi waktu 1 minggu ini silahkan KPU bekerja. Kami minta KPU dan Bawaslu Provinsi harus selesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” tekannya.

Ribka mengultimatum, akan mengevaluasi kinerja KPU dan Bawaslu serta semua Pejabat terkait jika pelaksanaan pleno tidak selesai tepat waktu.

"Kita dibiayai dan digaji oleh negara untuk melaksanakan tugas dan keamanan negara. Tidak ada kepentingan-kepentingan pribadi. Semua kita bekerja atas nama negara Republik Indonesia yang sah secara konstitusi,” tegasnya.



“Jadi tidak ada alasan lagi atas nama lembaga secara pribadi membuat statemen provokatif untuk menghalangi pesta demokrasi. Kalau ada, saya minta aparat yang berwajib silakan interogasi. Kita semua sudah janji dan sumpah jabatan. Toh yang kita layani juga masyarakat kita bukan orang lain,” lanjutnya.

Ribka Haluk juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam proses rekapitulasi suara agar bekerja dengan penuh integritas dan profesionalisme. Pastikan bahwa proses rekapitulasi suara berjalan dengan transparan, akuntabel dan adil.

"Saya ingin menegaskan bahwa pemerintah provinsi Papua Tengah berkomitmen penuh untuk mendukung kelancaran dan keberhasilan penyelenggaraan pemilu tahun 2024. Kami semua membantu dan memfasilitasi KPU dan Bawaslu dan juga aparat keamanan dalam menjalankan tugas-tugasnya untuk penyelenggara pemilu di tahun 2024,” terangnya.

Ia berpesan kepada Komisioner KPU dan Bawaslu, bahwa tugas yang diberikan oleh negara kepada mereka untuk mensukseskan Pemilu 2024 di Provinsi Papua Tengah. Dikatakannya para penyelenggara Pemilu juga menjaga nama baik daerahnya.

“Harusnya saat ini kita sudah di tahap hasil sebenarnya, sudah pleno di tingkat provinsi. Di tingkat nasional tanggal 10 itu sudah selesai," tukasnya.

"Lalu kepada para Bupati dan jajarannya, mau tidak mau, suka tidak suka, apapun alasannya, untuk membantu mencari strategi untuk bagaimana melakukan percepatan-percepatan.” tekannya.(adv)