Freeport Dukung MSC jadi Tempat Training Center Atletik

Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia (PTFI), Tonny Wennas/Reza

TIMIKA ,wartaplus.com - Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia (PTFI), Tonny Wennas mendukung MSC sebagai Training Center. "MSC akan dijadikan training center, saya rasa sangat baik dan kami mendukung hal itu,"ucapnya, Selasa (5/10/2021) pagi.

"Sehingga kedepannya MSC tidak mangkrak dan akan terus dipakai untuk event-event berikutnya," tambahnya.

Tony memberkan PT. FI komitmen untuk ikut membangun SDM di bidang olahraga, apalagi di MSC memiliki 'indoor stadion' yang tentunya dapat dipakai banyak kegiatan olahraga, seperti bola basket, bola voli, dan lain sebagainya.

"Harapan kami juga stadion ini tidak hanya menghasilkan atlet tetapi juga secara ekonomi dapat meningkat," ungkapnya.

MSC sendiri dibangun dengan dana sekitar 33 juta dolar AS pada lahan seluas kurang lebih 12,5 hektare itu tetap terawat dengan baik hingga penyelenggaraan PON 2020.

Dikutip dari Humas PPM Sarana di MSC mencakup stadion tertutup, Lintasan lari dengan tribun Barat dan tribun Timur, asrama atlet, serta bangunan penunjang lainnya. 

Stadion tertutup sebagai arena bagi cabang olahraga bulu tangkis, bola basket, bola voli dan beladiri. Stadion itu dirancang agar dapat menampung sekitar 5.000-5.500 penonton, termasuk 75 penonton VIP, serta dilengkapi dengan area pertokoan dan perkantoran di dalamnya. 

Sementara di stadion terbuka dilengkapi dengan jalur lari jarak pendek dan menengah berstandar internasional serta beberapa cabang atletik lainnya seperti lempar lembing, tolak peluru, lompat tinggi, dan lompat jauh. Stadion terbuka dilengkapi dengan dua tribun utama di bagian barat berkapasitas 2.200 penonton dan bagian timur berkapasitas 1.300 penonton. 

Sedangkan dua asrama putra dan putri masing-masing mampu menampung 50 atlet dan tujuh pelatih di setiap asramanya, dengan total kapasitas sebanyak 100 atlet. Asrama tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas rekreasi (fitness/gym, tempat makan, dsb) yang terdapat di dalam asrama penunjang.*