Pertemuan Seorang Calon Bupati dan Salah Satu Anggota Komisioner KPU Papua Tuai Kritikan

Ketua Tim Peduli Demokrasi Yahukimo, Amsal dan Herbert Amohoso/Roberth

JAYAPURA,wartaplus.com – Tim Peduli Demokrasi Yahukimo menegaskan salah satu calon bupati berinisial AB yang bertemu dengan anggota Komisioner KPU Provinsi Papua berinisial ZA di salah satu kafe beberapa waktu lalu di pusat perbelanjaan Kota Jayapura yang viral dimedia sosial, harus ditindaklanjuti Komisioner Bawaslu Kabupaten dan Provinsi Papua.

”Ini harus ditindaklanjuti mengapa ada pertemuan, kalau memang urusan pemerintahan ada mekanismenya. Bukan di pusat perbelanjaan,”ujar Ketua Tim Tim Peduli Demokrasi Yahukimo, Amsal Sama kepada wartawan di Abepura, Senin (14/9).

Ia mengharapkan Komisioner KPU Papua independen. “Karena semakin dekatnya pemilihan bupati di 11 Kabupaten/kota salah satunya Yahukimo. Untuk itu kami meminta agar Bawaslu segera menjalankan fungsinya sesuai tupoksinya. Kami juga minta pertemuan tersebut segera diklarifikasi,”tandasnya.

Sementara itu anggota tim Peduli Demokrasi Yahukimo, Herbert Amohoso menegaskan, pilkada di 11 Kabupaten di Papua menjadi perhatian, untuk itu KPU dan Bawaslu harus independen.

“Karena kami masyarakat ingin dan berharap pemilukada di Papua berjalan dengan damai dan aman. Salah satu indikator yang menjaga aman dan damai  yaitu indepensi kedua lembaga tersebut.

Anggota Bawaslu Provinsi Papua Ronald Manoach, mengaku telah mendapatkan laporan pertemuan tersebut. “Saya sudah mendapatkan laporan perihal pertemuan ini, nanti kami akan pelajari langkah-langkah apa yang harus kami lakukan,”tegasnya.*