Tri MG Airlines-Asia Cargo Network SDN BHD Tawarkan Kemudahan bagi Konsumen di Indonesia

Group Managing Director (Tri MG Airlines /ACN SDN BHd dan Pos ACE SDN BHD) Marco Isaak/Istimewa

JAKARTA,wartaplus.com - Bisnis kargo pesawat terbang satu di antara yang bertahan bahkan tumbuh positif ditopang sektor e-commerce walaupun pandemik Covid-19 menghantam dunia.

Perusahaan maskapai Tri M G dan Asia Cargo Network SDN BHD (ACN) baru saja mengakuisisi 51 persen saham Pos Asia Cargo Express Sdn Bhd (Pos ACE) senilai RM 40 juta atau setara Rp 140 miliar. 

Group Managing Director (Tri MG Airlines /ACN SDN BHD dan Pos ACE SDN BHD) Marco Isaak menjelaskan akuisisi Pos ACE yang tercatat di pasar modal Malaysia ini menjadi strategi ekspansi untuk mengejar target pendapatan yang lebih tahun ini. 

Foto dari kiri: Danny Fadilah, Andi Raharto, Bandi Harjo, Shawgi Abdat (Director Foreign Base),Fuad Bafana (Direktor Opration), Capt Agustinus, Mayang, Norman, Yusuf Abdulrachman (Director Commercial) dan (duduk) Group Managing Director Marco Isaak/Istimewa

Ungkapnya, Pos ACE akan melayani penerbangan di semenanjung Malaysia dari Peninsula sampai ke wilayah timur Sarawak dengan tambahan 500 jam terbang per bulan.

"Di awal kita ingin menambah pesawat Boeing 737-800 NG. Kalau sudah terealisasi, rencana besar kami menggabungkan Tri MG/ACN yang ada di Singapura dan Indonesia untuk public listed,"ujar Marco di kantor Tri-MG Intra Asia Airlines, Jakarta, Senin (24/8). 

Dikatakan, Tri MG/ACN juga akan memperluas layanan dengan menggandeng perusahaan kargo besar lainnya seperti DHL, Caterpillar Group, dan JNE. Dia optimistis klien-klien yang menjangkau pasar dunia ini dapat mengakselerasi kinerja perusahaan.

"Dengan adanya Covid-19 ini membuat perilaku masyarakat berpindah. Pasar e-commerce membuat average pergerakan pesawat bertambah. Prediksi saya peningkatan air cargo akan bertambah pesat dalam lima tahun ini akan maksimal. Pergerakan pesawat kargo kita dalam sehari full, dan bulan ini bertambah lagi di Indonesia menjadi empat armada freighter,"ujarnya. Menurutnya, ke depan bisnis kargo pesawat terbang akan lebih menggeliat karena layanan kemudahan yang ditawarkan kepada konsumen.*