HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » HAI PAPUA » Warga Sipil Meninggal Akibat Tertembak, Dengan Alasan Yang Tidak Terukur Tentu Melanggar HAM
Frits Bernard Ramandey/wartaplus.com

Warga Sipil Meninggal Akibat Tertembak, Dengan Alasan Yang Tidak Terukur Tentu Melanggar HAM

JAYAPURA,-Merespon insiden penembakan warga sipil oleh aparat kepolisian di Deiyai, Selasa  (1/8) yang mengakibatkan satu orang meningal dunia dan 7 orang luka serius  sebagai mana pengaduan yg di sampaikan masyarakat Deiyai kepada komnas HAM,  Rabu (2/8). Maka Komnas HAM RI Perwakilan Papua atas petunjuk Komnas HAM Pusat  maka besok  akan mengirim tim ke Deiyai untuk melakukan investigasi kejadian tersebut. Ini dikatakan Kepala Sekertariat Perwakilan Komnas HAM Papua Frits Bernard Ramandey kepada wartaplus.com, Rabu malam

“Komnas HAM berharap semua pihak menahan diri dan tidak melakukan aksi lagi yang akan mengakibatkan reaksi dan menelan korban lagi, agenda Komnas HAM adalah memastikan penyebab terjadinya bentrokan tersebut,”ujarnya.

Lanjutnya, dan tentu akan melihat tempat kejadian,  juga  bagaimana kondisi korban.  “Ini penting dan mendesak karena korbannya ada 7 orang tertembak,  dan ada yang meningal dunia. Dan Komnas HAM sangat prihatin atas kejadian tersebut, kami juga selanjutnya akan meminta keterangan kepada pihak kepolisian. Dan peristiwa ini harus segerah mendapat perhatian pemerintah,”ujarnya.

Diungkapkan, Komnas HAM juga telah melakukan kordinasi dengan Gubernur Papua dan Pemda Papua untuk memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut. “Apapun kondisinya kalau ada warga sipil meninggal dunia akibat tertembak,  dengan alasan yang tidak terukur tentu Melangar HAM. Tindakan aparat tersebut harus di bawah ke proses hukum  termasuk pihak terkait yang dalam laporan tersebut,”tegas Frits Ramandey. [Roberth]

Check Also

Polisi Bekuk Dua Pengedar Sabu di Timika

JAYAPURA,–Dua pengedar narkotika jenis sabu berinisial IS (22) dan N alias Acok (22) berhasil dibekuk ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *