HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » GENERAL » Wagub Klemen Tinal Minta Staf Ahli Paham Soal Otsus Papua
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal menabuh tifa sebagai tanda dibukanya kegiatan Rakornis Staf Ahli Kepala Daerah se-Papua, Selasa (25/7)/Riri

Wagub Klemen Tinal Minta Staf Ahli Paham Soal Otsus Papua

JAYAPURA,- Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal meminta setiap Staf Ahli baik di pemerintahan Provinsi maupun Kabupaten/Kota untuk lebih memahami kedudukan Otonomi Khusus Papua yang diberikan pemerintah pusat.

Hal ini disampaikannya saat membuka kegiatan Rapat Koordinasi Teknis Staf Ahli Kepala Daerah se- Papua, di Jayapura, Selasa (25/7).

Menurutnya, selama ini Staf Ahli sebagai orang yang membantu Kepala Daerah dengan memberikan masukan, pendapat didalam menyelenggarakan pemerintahan, belum memahami secara baik soal Undang undang 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus (Otsus ) Papua. Dimana penyelenggaraan pemerintahan selain mengacu pada UU Pemerintahan yang berlaku di Republik ini, juga ada UU Otsus yang sifatnya lex spesialis atau mengandung kekhususan yang juga harus dijalankan.

“Staf Ahli harus paham dan bisa menterjemahkan soal Otsus kepada Kepala Daerah, harus bisa memberikan masukan, pencerahan agar tidak salah dalam penentuan kebijakan,” katanya.

Wagub menjelaskan, Staf Ahli Kepala Daerah merupakan ASN yang menyelenggarakan pemerintahan serta memiliki hubungan hirarki tugas khusus dalam hal meminta informasi dari lembaga terkait. Staf Ahli Kepala Daerah juga bertanggung jawab kepada Gubernur dan Bupati atau Walikota.

Sementara sesuai keahliannya mereka terdiri dari, Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, serta Kemasyarakatan Kesejahteraan Sosial dan SDM.

Di lain pihak, Staf Ahli memiliki tugas pokok membantu Kepala Daerah dalam memberi saran, pertimbangan dan analisis maupun kajian terhadap penerapan kebijakan maupun pengambilan keputusan sesuai bidang tugasnya.

“Namun meski begitu, seiring dengan kemajuan teknologi dan informasi serta era globalisasi, peran Staf Ahli dituntut lebih berprestasi dalam mendukung program pemerintah. Dilain pihak, secara khusus turut berperan untuk tercapainya visi dan misi Gubernur menuju Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera” urainya.

“Sehingga visi ini nantinya bukan hanya menjadi sebuah ucapan atau slogan saja, namun wajib menjadi visi yang terwujud melalui berbagai pelaksanaan program pemerintah provinsi, bahkan kabupaten dan kota pada segala bidang. Terutama kesehatan, pendidikan, ekonomi kerakyatan dan infrastruktur serta semua program strategis untuk membangun masyarakat. Dengan begitu Staf Ahli baik di provinsi maupun kabupaten dan kota jangan tinggal diam tetapi harus berperan aktif,” sambungnya.

Ikut Partisipasi PON XX

Di kesempatan itu, Staf Ahli Kepala Daerah juga diminta ikut berpartisipasi aktif dalam memberikan informasi terkait pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Provinsi Papua. Serta mencermati pemberantasan minuman keras pabrikan maupun minuman lokal (milo) dan narkoba. Dilain pihak, pengkonsumsian lem aibon yang sangat merusak masa depan Papua.

Kegiatan pembukaan Rakornis yang akan berlangsung selama dua hari ini dihadiri oleh Walikota Jambi, juga para Staf Ahli Provinsi, Simeon Itlay, Johana Rumbiak, Dr. Mzen dan para staf ahli dari 29 Kabupaten/Kota se Papua.[Riri]

Check Also

Setiap OPD Provinsi Diminta Siapkan Data Untuk Penyusunan LKPJ AMJ Gubernur

JAYAPURA,- Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua diminta untuk mulai menyiapkan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *