HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » ENTERTAINMENTPLUS » Vokalis Linkin Park Chester Bennington Tewas Bunuh Diri

Vokalis Linkin Park Chester Bennington Tewas Bunuh Diri

WARTAPLUS – Vokalis Linkin Park, Chester Bennington, dikabarkan bunuh diri. Pakar kesehatan jiwa mengungkapkan ini peringatan keras bahwa depresi bisa menyerang siapa saja, termasuk selebriti.

Menurut Jill Harkavy-Friedman dari American Foundation for Suicide Prevention, menjadi selebriti kadang tampak menyenangkan. Mereka terkenal, punya banyak uang dan sepertinya bisa membeli barang mewah apapun. Namun nyatanya, mereka mungkin saja memiliki masalah dan memendamnya hingga menjadi depresi dan ingin bunuh diri.

“Seringnya selebriti yang hidup mewah dianggap tidak punya masalah kejiwaan seperti depresi atau cemas. Padahal masalah mental bisa memengaruhi siapa saja tanpa memandang kekayaan. Bisa saja selebriti hidup mewah tapi mereka depresi hingga kecanduan obat-obatan atau alkohol,” tutur Friedman seperti dikutip dari Newsweek.

Serupa seperti kasus kematian Robin Williams di tahun 2014 yang juga karena bunuh diri, Theresia Buhse dari Long Island Crisis Center menjelaskan bahwa semua orang berpotensi mengalami masalah mental atau kejiwaan.

“Masalah seperti ini harus menjadi perhatian ekstra. Selebriti bisa saja tampak bahagia dan baik-baik saja, namun dalam hati mereka memiliki masalah besar yang tidak semua orang tahu,” tutur Buhse.

Sebelumnya dr Andri, SpKJ, FAPM dari Klinik Psikosomatik RS Omni Alam Sutera juga menuturkan bahwa kecenderungan bunuh diri biasanya berawal dari depresi. Kondisi ini membuat seseorang merasa putus asa, tidak berdaya atau tidak ingin melanjutkan hidup.

Namun hal-hal ini juga tidak selalu tampak di permukaan. Terkait hal ini, dr Andri berpesan, “Yang harus diperhatikan oleh kita adalah jika ada teman, kerabat atau keluarga yang sebelumnya periang dan outgoing, tiba-tiba tertutup dan menarik diri, tidak ada lagi motivasi untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Gejala ini sering ditemukan pada orang depresi.” tutupnya.

[detik]

Check Also

Farhat Abbas Laporkan Nikita Mirzani ke Polisi

WARTAPLUS – Farhat Abbas kembali mendatangi Polda Metro Jaya, Selasa, 16 Januari 2018. Kedatangan Farhat ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *