HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » NEWSPLUS » Video Mesum Beredar di FB, Ditonton Lebih dari 213 Ribu Pengguna FB

Video Mesum Beredar di FB, Ditonton Lebih dari 213 Ribu Pengguna FB

WARTAPLUS – Video ABG mesum yang menghebohkan masyarakat di Kabupaten Nagan Raya sepanjang Minggu (23/7/2017) malam, sudah dihapus oleh pengunggahnya.

Pantauan Serambinews.com, Senin (24/7/2017) siang pada akun grup Facebook di Nagan Raya, tidak lagi terlihat video mesumtersebut.

Kecuali hanya komentar pedas dan negatif dari pengguna sosial media di Nagan Raya.

Informasi yang diperoleh Serambinews.com, video yang belum diketahui perekamnya itu, pertama kali diunggah oleh akun facebook @Azza Manchester pada tanggal 22 Juli 2017 pukul 21.10 WIB.

Video yang diduga direkam menggunakan kamera handphone dan berdurasi selama 2 menit 40 detik itu beredar di sebuah grup Facebook di Nagan Raya.

Dalam tayangan video itu, sepasang muda-mudi yang diduga sedang mabuk asmara melakoni perbuatan yang tidak pantas dan tidak seharusnya mereka lakukan.

Namun kebenaran video ini masih diragukan apakah memang terjadi di Nagan Raya atau di daerah yang lain.

Video ABG mesum yang diduga berada di sebuah cafe di Kabupaten Nagan Raya, hingga Minggu (23/7/2017) malam, ditonton 213 ribu lebih pengguna sosial media.

Pantauan Serambinews.com di akun sebuah grup FacebookNagan Raya, video yang diduga direkam oleh orang tak dikenal itu terus mendapatkan berbagai komentar negatif dari para netizen.

Kapolres Nagan Raya AKBP Mirwazi SH MH menegaskan pihaknya akan mengusut video mesum ABG yang diduga dilakukan di satu kafe di kabupaten itu.

“Kita lakukan penyelidikan, kalau itu benar kita akan proses hukum,” kata Kapolres Nagan Raya Mirwazi yang dikonfirmasi Serambinews.com melalui aplikasi Whatsapp, Minggu (23/7/2017) malam.

Kapolres juga mengimbau kepada kalangan orangtua agar selalu mengawasi putra putrinya jika berada di luar rumah, serta memantau anaknya itu berteman dengan siapa saja setiap hari.

[Tribunnews]

Check Also

Enggar Paparkan Alasan Impor Beras, Tiga Bulan Operasi Pasar Tetapi Harga Ogah Turun

Wartaplus. Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartisto Lukita, buka-bukaan dibalik alasan pemerintah melakukan impor beras. Menurutnya, kebijakan itu ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *