HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » HAI PAPUA » Suarakan Pilkada Aman Damai di Papua
Para tokoh lintas Agama yang diinisasi oleh Polda Papua berfoto bersama/Istimewa

Suarakan Pilkada Aman Damai di Papua

JAYAPURA,-Pelaksanaan doa dan puasa bersama oleh para tokoh lintas Agama yang diinisasi oleh Polda Papua, disalah satu Hotel di Jayapura, Papua, Kamis (11/1) pagi mendapatkan apresiasi oleh Pemerintah dan TNI.

Pelaksanaan kegiatan doa dan puasa bersama yang dihadiri 87 orang pemuka agama di seluruh Papua akan dilaksanakan selama 36 Jam mulai Kamis (11/1) pukul 13.00 WIT hingga Jumat (12/1) pukul 18.00 WIT.

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen George E Supit dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar beserta ketua FKUB untuk duduk dan, berdoa bersama dalam rangka untuk menciptakan pilkada Papua yang aman dan damai. Tentunya kegiatan ini kedepan agar dapat di laksanakan kembali dengan harapan memberikan yang terbaik untuk masyarakat Papua.

“Saya juga mengajak kepada kita semuanya yang hadir di tempat ini mari kita menyuarakan pilkada yang aman dan damai di tanah Papua kepada seluruh masyarakat di tanah Papua,”ungkapnya.

Dirinyapun menuturkan dalam rangka pelaksanaan pilkada di tanah Papua yang aman dan damai,  Kodam XVII Cenderawasih dalam amanat undang-undang akan membantu dalam hal ini kepolisian daerah Papua, dalam rangka pengamanan Pilkada tahun 2018, dengan harapan tentunya pilkada yang aman dan damai.

“Saya berharap kita dapat berkaca pada pilkada yang kemarin kita laksanakan, ada beberapa kasus yang terjadi baik itu di wilayah kabupaten dan kota yang kemarin melakukan pilkada, diantaranya kasus pemalangan, ketidakpuasan salah satu paslon, manipulasi DPT,  yang nantinya akan menghambat jalannya pesta demokrasi kita ini. Saya berharap kita semua dapat memberikan pemahaman pemahaman yang baik, berbicara dari hati ke hati kepada masyarakat sehingga pilkada aman dan damai dapat terwujudkan sehingga masyarakat dapat merasakan damainya pesta demokrasi,”ujarnya.

Hal senada pun dilontarkan oleh Gubernur Provinsi Papua yang di
Wakili Asisten II Provinsi Papua, Elia Loupatty di dalam sambutannya dimana dirinya mengharapkan dengan doa dan puasa bersama dapat menyejukkan Indonesia khususnya Papua dalam menjalankan pesta demokrasi di tanah Papua. Sehingga penyelenggara Negara di tanah Papua siap melaksanakan pilkada gubernur Provinsi Papua tahun 2018 yang aman dan damai.

“Kami percaya bahwa Papua terdiri dari orang-orang yang religius, untuk itu saya atas nama bapak Gubernur Provinsi Papua Memberikan apresiasi kepada Ketua FKUB dan para tokoh agama yang berinisiatif untuk melaksanakan acara ini dengan tujuan yaitu menyuarakan pilkada aman dan damai di Tanah Papua yang kita cintai ini,”jelasnya. [Cholid]

Check Also

Kasus Mahar Politik. Kalau Nyalla Dapat Tiket, Ceritanya Pasti Tak Begini

Wartaplus. Kasus mahar politik yang terjadi antara La Nyalla Mattalitti dengan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *