HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » GENERAL » Setiap PKK Kabupaten dan Kota di Papua Harus Giatkan Pendataan Dasawisma
Ketua TP PKK Provinsi Papua, Yulce Enembe saat memberikan paparan terkait program Dasawisma kepada jajaran pengurus PKK dan instansi terkait Kabupaten Mimika, Kamis (10/8)/Istimewa

Setiap PKK Kabupaten dan Kota di Papua Harus Giatkan Pendataan Dasawisma

MIMIKA, – Ketua TP. PKK Provinsi Papua, Yulce Enembe mengharapkan setiap PKK di Kabupaten/Kota menggiatkan pendataan Dasawisma sehingga setiap program yang dibuat dapat berjalan dengan baik.

Hal ini diungkapkannya kepada pers usai melakukan pertemuan dengan TP Penggerak PKK Kabupaten Mimika dan jajaran instansi terkait, di salah satu hotel di kota Mimika,  Kamis (10/8) malam.

“Harapan kami seluruh kabupaten bisa melakukan pendataan dasa wisma sehingga berjalan baik, maka nanti akan lahirlah Posyandu. Jika pendataan ini dilakukan dengan baik, maka hasilnya akan dinikmati di tahun tahun mendatang. Sebab jika pendataan tidak jelas, kita yang akan mengalami kesulitan dalam melaksanakan setiap program nantinya,” kata Yulce.

Terkait pertemuan dengan PKK Mimika, Yulce mengaku tidak ada agenda sebelumnya. “Ini acaranya dadakan, pas ada waktu saya minta untuk melakukan pertemuan dengan penggerak PKK disini,,” akunya yang mengunjungi Mimika dalam rangka mendampingi Gubernur, Lukas Enembe yang akan melakukan pertemuan dengan Kapolri.

 

Para pengurus PKK dan perwakilan instansi terkait mengikuti pertemuan dengan Ketua TP PKK Provinsi Papua, Yulce Enembe/Riri
Para pengurus PKK dan perwakilan instansi terkait mengikuti pertemuan dengan Ketua TP PKK Provinsi Papua, Yulce Enembe/Riri

Menurutnya, kegiatan pertemuan seperti ini harus sering dilakukan antara PKK Provinsi dan kabupaten serta pihak instansi terkait. Guna mensinergikan setiap program yang telah dicanangkan.

“Sebab bagaimana kegiatan bisa jalan, kalau tanpa ada koordinasi jadi harus kerjasama baik  antara PKK dan instansi terkait. Selama ini mereka bisa bantu tapi mungkin komunikasi diantara kita dengan mereka tidak jalan sehingga berdampak pada kegiatan yang juga terhambat di lapangan,” ujarnya.

“Kami perlu dibantu dengan stakeholder yang ada baik di provinsi maupun kabupaten. Sebab  yang punya wilayah ini kabupaten maka sosialisasi ini harus jalan.  Kalau kabupaten sendiri. Mungkin selama ini jalannya kurang maksimal sehingga kami dari PKK Provinsi datang kemari untuk sosialisasi program yang telah dicanangkan,  sehingga kalau ada sesuatu bisa dilakukan secara bersama sama. Jadi kita lakukan sesuai visi misi Gubernur, Papua Bangkit Mandiri dan Sejahtera,” jelasnya menambahkan.

Kendala Geografis

Diakui Yulce, memang selama ini salah satu kendala yang dihadapi di kabupaten khususnya di wilayah pegunungan adalah karena situasi dan kondisi wilayah yang sulit

“Hambatan paling besar adalah masalah geografis. Makanya program ini tidak mungkin dilakukan sekali jalan tapi harus bertahap. Lalu kalau sudah jalan harus dimaksimalkan. Tapi setidaknya. PKK telah berbuat daripada tidak sama sekali. Harapan saya selaku Ketua PKK Provinsi, kami naik sampai turun tidak berbuat banyak, tapi rakyat bisa merasakan apa yang telah kami kerjakan,” akunya.

Lebih jauh kata Yulce, saat ini di Kabupaten Sarmi sudah didata kurang lebih 200 Kepala Keluarga (KK) SE . Begitupun ha pendataan di Kabupaten lain. Dimana PKK telah melakukan pendataan Posyandu juga PAUD. “Lewat program yang baik, tentunya pelayanan juga akan berjalan baik,” katanya.

Sementara itu, Ketua TP. PKK Kabupaten  Mimika, Pere Omaleng mengatakan, untuk dasa wisma ke depan, pihaknya sudah melaksanakan enam Dasa Wisma di wilayah Mimika Timur, dan saat ini tengah berjalan ke Distrik Iwaka.

“Waktu ke depan kita akan jalankan ke daerah pesisir, untuk mengambil data disitu. Kalau sebelumnya kita fokus di daerah pegunungan juga pantai.  Maka tahun ini kita akan lebih fokus ke pantai,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Distrik Mimika Timur, Marike Warinussy, menurutnya program PKK yang selama ini dijalankan. Seperti pendataan Dasawisma, penyelenggaran Posyandu juga di bidang pendidikan seperti sekolah PAUD sudah berjalan baik dan mendapat responn positif dari masyarakat.

“Masyarakat sangat antusias dengan program program ini. Tapi mereka juga meminta kalau bisa ke depan lebih banyak lagi program yang diberikan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kampung kampung,” pintanya.

Untuk diketahui, yang dimaksud program Dasawisma adalah kelompok ibu yang berasal dari 10 Kepala Keluiarga rumah yang bertetangga hal ini untuk mempermudah jalannya setiap program baik di bidang kesehatan, pendidikan, perekonomian kerakyatan dan. Lainnya. [Riri]

Check Also

Gubernur Papua Barat: Jangan Rendahkan Harga Diri Orang Asli Papua dengan Miras

MANOKWARI,- Toko yang masih menjual minuman keras di Provinsi Papua Barat, khususnya Kabupaten Manokwari agar ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *