HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » GENERAL » SAR Jayapura Kirim Dua Tim untuk Cari 13 Orang yang Hilang
Perahu yang digunakan oleh warga untuk perjalanan dari Kampung Sianiplu Kabupaten Pegunungan Bintang tujuan Distrik Batani/Istimewa

SAR Jayapura Kirim Dua Tim untuk Cari 13 Orang yang Hilang

SENTANI,– Badan SAR Jayapura mengirim sedikitnya 15 personil yang terbagi dalam dua tim untuk melakukan pencarian terhadap 13 penumpang perahu yang hilang saat perjalanan dari Kampung Sianiplu, Kabupaten Pegunungan Bintang menuju Distrik Batani, Jumat (21/7) pekan lalu.

“Badan Badan SAR Jayapura telah mengirim dua tim. Tim pertama berangkat kemarin, Minggu (23/7) pagi menggunakan pesawat AMA dengan nomor register PK-RKA dan membawa peralatan lengkap ke Distrik Batani, tim pertama ini akan mencari di sekitar lokasi tenggelamnya perahu,” kata kepala SAR Jayapura, Melkianus Kotta, saat ditemui diruang kerjanya, Senin (24/7) siang.

Sementara tim kedua, diberangkatkan pada Minggu sore dan akan melakukan pencarian di sekitar Sungai Mamberamo Hulu. “Tim kedua berjumlah 12 personil dibantu 6 orang warga berangkat sekitar pukul 14.00 WIT kemarin ke Distrik Batani lewat jalur darat. Dan tadi pagi sekitar pukul 07.00 WIT kami dikontak oleh tim di Distrik Batani bahwa mereka sudah mulai pencarian dan pencarian difokuskan di daerah Sungai Mamberamo Hulu,” jelasnya.

Melkianus mengaku bahwa proses pencarian masih cukup terkendala mengingat cuaca di sekitar lokasi masih huja, selain itu komunikasi antara Kantor SAR Jayapura dengan tidak berjalan baik karena tidak ada listrik.

“Cuaca di sana juga tidak terlalu baik, namun kita tetap lakukan pencarian. Untuk komunikasi sendiri tim kita bawa hanphone satelit, tapi keterbatasan listrik, sehingga mereka membatasi penggunaan hanphone satelit ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Distrik Batani, Anike Alwolka, mengatakan, untuk pencarian sendiri pihaknya telah mengarahkan warga setempat untuk membantu tim SAR.

“Untuk pencarian saya sudah perintahkan warga untuk membantu tim SAR, jadi rute pencarian akan dilakukan di Muara Nawa, Distrik Airu, dan juga pencarian di sepanjang kampung-kampung yang ada di pinggiran sungai, dan sampai hari ini belum ada korban yang ditemukan,” jelasnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, sebuah perahu yang membawa 18 penumpang dinyatakan tenggelam di sungai Tanime saat perjalanan dari Kampung Sianiplu Kabupaten Pegunungan Bintang tujuan Distrik Batani. Akibatnya 13 orang dinyatakan hilang, sementara 5 lainnya dinyatakan selamat. [Aka]

Check Also

70 Atlet Ikut Lomba Body Contes dan Binaraga Piala Bupati Jayapura Cup I

SENTANI,– Sedikitnya 70 atlet binaraga dari 7 Kabupaten dan 1 kota di Papua mengikuti lomba ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *