HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » GENERAL » Sah Pimpin Puncak Jaya, Inilah Program Prioritas Bupati Yuni Wonda
Bupati Puncak Jaya, Yuni Wonda diwawancarai pers di sela sela kegiatan syukuran bakar batu usai pelantikan, Kamis (7/12)/Ist

Sah Pimpin Puncak Jaya, Inilah Program Prioritas Bupati Yuni Wonda

MULIA,- Bupati Yuni Wonda dan Wakil Bupati, Deinas Geley telah resmi memimpin Kabupaten Puncak Jaya untuk lima tahun kedepan. Tentu inilah saatnya untuk membuktikan janjinya kepada rakyat sebagaimana visi misi mereka selama kampanye.

Setidaknya ada enam program prioritas yang bakal digenjot dalam kurun waktu lima tahun ke depan antara lain; Pembangunan rumah sehat, Penerangan listrik , Usaha Kecil Menengah (UKM), Peningkatan Perekonomian, Peningkatan Infrastruktur dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Lima tahun kedepan, ada lima program prioritas kami. Memang banyak tetapi kami tidak menyebut satu per satu,” ungkap Bupati Yuni Wonda kepada pers usai acara pelantikan di Mulia, Kamis (7/12) lalu.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan perumahan sehat merupakan visi misinya bersama Wakil Bupati. Pemenuhan perumahan ini dinilai sangat penting dan tinggi, sebab pada Pilkada ada beberapa rumah masyarakat yang terbakar dan honai serta rumah setengah permanen.

Lalu untuk pemenuhan kebutuhan listrik, Yuni menilai juga merupakan hal yang penting. Sebab belum semua wilayah Puncak Jaya dialiri listrik

“Kebutuhan penerangan ini yang paling tinggi, sebab masyarakat yang baru mendapat penerangan hanya sekitar Kota Mulia dan Tingginambut sementara masih ada beberapa distrik yang belum mempunyai penerangan. Sehingga kedepan staf kami akan melakukan pembangunan penerangan,” ujar Mantan Sekda Puncak Jaya ini.

Bupati Yuni Wonda dan Wabup Deinas Geley berfoto bersama masyarakat Puncak Jaya/Ist

Genjot Perekonomian

Sementara untuk mensejahterahkan masyarakat, diakui Yuni Wonda, akan menggenjot sektor perekonomian. Sebab masih ada beberapa distrik yang perekonomian masyarakatnya masih sangat lemah.

“Saya bersama dengan wakil bupati akan meningkatkan perekonomian pada distrik yang masih tertinggal. Dengan cara kami akan membentuk semacam UKM, dalam kelompok tersebut pemerintah akan terlibat seperti melibatkan gereja dan aparat kampung serta tokoh-tokoh yang ada di wilayah tersebut,” bebernya

Sedangkan di bidang infrastruktur, Yuni mengaku akan melanjutkan pondasi pembangunan yang telah dibangun oleh bupati dan wakil bupati sebelumnya (Henok Ibo – Yustus Wonda).

“Beberapa ruas jalan telah dibuka bahkan yang baja ringan sudah dibuka, sehingga ada beberapa pembangunan insfrastruktur kami akan lanjutkan termasuk untuk peningkatan jalan,” urainya.

Peningkatan SDM

Dari semua program pembangunan yang akan menjadi prioritas, Yuni mengaku, yang tak kalah penting untuk mendukung semua program dan visi misi lima tahun kedepan adalah peningkatan kemampuan sumber daya manusia.

“Karena itu terpenting dalam bagian kepemimpinan kami, dimana kami melakukan kerjasama dengan Uncen dan ada beberapa perguruan Tinggi kita akan lakukan MoU untuk peningkatan SDM,” akunya.

Selain itu, pihaknya akan tetap membiayai mahasiswa yang melakukan studi diluar Papua yang jumlahnya mencapai 1000 orang lebih dengan alokasi anggaran sekitar Rp. 10 miliar.

“Jadi ini sepintas rangkuman program lima tahun kedepan,” imbuhnya.

Sementara itu disinggung mengenai Program 100 hari, Yuni mengaku, tidak mempunyai program 100 hari. Sebab pihaknya setelah dilantik akan fokus melakukan rekonsiliasi.

“Sebab pada Pilkada lalu ada ada peperangan yang menimbulkan korban jiwa dan harta benda, sehingga perlu melakukan rekonsialisasi dengan akar rumput,” pungkasnya.[Riri]

Check Also

Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius

JAYAPURA,-Peristiwa wabah campak dan gizi buruk yang mengakibatk anak-anak meninggal dunia di Distrik Agats-Kabupaten Asmat-Provinsi ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *