HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » Ekonomi » Pungli Di Kemenhub Tinggi, BKS Ungkap Sedang Tangani Kasus Miliaran

Pungli Di Kemenhub Tinggi, BKS Ungkap Sedang Tangani Kasus Miliaran

Wartaplus. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berjanji akan terus berusaha membasmi pungutan liar (pungli) yang terjadi di kementeriannya. “Kami berterima kasih dengan Satuan Tugas Saber Pungli yang memberikan perhatian kepada Kemenhub (Kementerian Perhubungan). Karena sebagai kementerian yang mengurusi pelayanan kepada masyarakat, pasti banyak masalah,” ungkapnya di Jakarta, kemarin.

BKS-panggilan akrab Budi Karya mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang menyelesaikan sejumlah pungli besar. Antara lain di wilayah Samarinda, Surabaya, Medan, dan Jakarta. “Pungli di tempat-tempat itu ditengarai mencapai ratusan miliar tiap tahunnya,” ungkapnya.

Sekadar informasi, Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar baru-baru ini merilis telah menerima 31.110 laporan terkait pungli dari masyarakat, sejak dibentuk pada Oktober 2016. Ada sejumlah kementerian yang memiliki jumlah laporan paling banyak terjadi praktik pungli. Antara lain, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama, Kementerian Keuangan, hingga TNI. Sebagian besar laporan pungli datang dari wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Jawa Timur, Banteng, Lampung, dan beberapa wilayah strategis lain.

BKS melihat, salah satu layanan yang rawan terjadi pungli di bagian pembuatan buku pelaut. Hal ini terjadi berawal dari pelaut yang memiliki uang banyak, tapi tidak memiliki waktu mengurus administrasi. Sehingga, memunculkan permintaan adanya pihak lain yang membantu melancarkan urusan ini.

“Dia tidak ikutin, tahunya sudah diurus,” ungkapnya. Selain di buku pelaut, BKS juga menyebutkan sektor pelabuhan juga dianggap rawan pungli. RM

Check Also

Enggar Paparkan Alasan Impor Beras, Tiga Bulan Operasi Pasar Tetapi Harga Ogah Turun

Wartaplus. Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartisto Lukita, buka-bukaan dibalik alasan pemerintah melakukan impor beras. Menurutnya, kebijakan itu ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *