HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » HAI PAPUA » Presiden Joko Widodo: Saya Pramuka, Saya Indonesia, Saya Pancasila
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat tiba di Bumi Perkemahan Cibubur, Senin (14/8) pagi disambut tradisi injak piring serta tarian dari Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Papua /Istimewa

Presiden Joko Widodo: Saya Pramuka, Saya Indonesia, Saya Pancasila

JAKARTA,-Presiden Joko Widodo  Senin (14/8) pagi, hadir dalam Peringatan Hari Ulang Tahun Pramuka ke-56 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur. Kepala Negara dalam kesempatan itu sekaligus meresmikan pembukaan Raimuna Nasional XI Tahun 2017.

Saat memberikan sambutan, Presiden berharap agar di usianya yang ke-56 ini, semua anggota gerakan Pramuka tetap memiliki semangat juang yang tinggi. Ia juga meminta agar Pramuka dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga NKRI.

“Walaupun usia gerakan Pramuka semakin bertambah, saya minta semangatnya harus tetap muda. Harus selalu produktif dalam berkarya, inovatif, kreatif, menjadi yang terdepan dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan menjadi garda terdepan perubahan di negeri kita yang kita cintai ini,” ujarnya.

Dalam menjalankan aktivitasnya, Kepala Negara berujar bahwa gerakan Pramuka harus berani dalam melakukan terobosan dan tidak terjebak dalam rutinitas yang monoton. Selain itu, mereka juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang sedemikian cepatnya.

“Kita harus mendidik adik-adik Pramuka bukan saja latihan baris berbaris, cara membangun tenda, atau membuat simpul tali saja. Tapi juga harus memandu adik-adik Pramuka dalam disiplin menggunakan media sosial yang positif dan produktif,” ucapnya.

Lebih lanjut, menurutnya gerakan Pramuka dapat dijadikan sebagai sebuah wadah kreativitas dalam menanamkan rasa bangga dan cinta kepada Tanah Air. Untuk itu, Pramuka harus meninggalkan pola pendidikan lama dan beralih kepada cara-cara terkini yang mampu mendekatkan diri kepada para pemuda masa kini.

“Kita harus meninggalkan pendekatan-pendekatan lama yang tidak pas digunakan untuk generasi saat ini. Sentuhlah rasa cinta, bangkitkan rasa bangga generasi muda pada tanah airnya sehingga benar-benar tertanam di dalam diri setiap anggota gerakan Pramuka,”ujarnya.

Maka itu, Presiden yang hadir bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo menitipkan pesan kepada segenap anggota gerakan Pramuka di seluruh penjuru Tanah Air bahwa Pramuka Indonesia adalah manusia Pancasila. Pegang teguh Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika-nya demi kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Pancasila adalah dasar kita bernegara. Pancasila adalah pemersatu bangsa. Pancasila adalah rumah kita bersama. Saya Pramuka, saya Indonesia, saya Pancasila,” tuturnya.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono dan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault. [Roberth]

Check Also

SMP Negeri 03 Kwawi Manokwari Terima Adiwiyata dari Kementarian Lingkungan Hidup

MANOKWARI,- Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 03 Kwawi, Kabupaten Manokwari terima Adiwiyata tingkat nasional tahun ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *