HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » HAI PAPUA » Polres Jayapura Kota Bekuk Penadah dan Pelaku Curanmor
Paur Humas Polres Jayapura Kota Iptu Jahja Rumra/Cholid

Polres Jayapura Kota Bekuk Penadah dan Pelaku Curanmor

JAYAPURA,-Kepolisian Resort (Polres) Jayapura Kota berhasil menangkap pelaku pencurian dan penadah sepeda motor Yamaha Jupiter milik Mega Martin warga Paldam Kelurahan Numbay, Distrik Jayapura Selatan, Minggu (24/7).

Kedua pelaku yang tertangkap berinisial OW warga di Paldam sebagai pelaku pencurian dan DW warga di Kodam Lama Distrik Jayapura Selatan sebagai pelaku penadahan sepeda motor.

Kapolres Jayapura Kota Akbp Marison Tober Sirait ketika dikonfirmasi melalui Perwira Urusan Humas Polres Jayapura Kota Iptu Jahja Rumra ketika ditemui di Mapolres Jayapura Kota, Senin (24/7) sore membenarkan hal tersebut. Kini kedua pelaku curanmor sudah mendekan di sel tahanan Mapolres Jayapura Kota.

Kata Jahja, kasus pencurian itu terjadi di kompleks Ajen Kodam XVII/Cendrawasih pada tanggal 21 Juli 2017 lalu. “Sejak kami menerima laporan kasus pencurian itu, anggota langsung melakukan penyelidikan, hingga akhirnya mengetahui sepeda motor itu berada di sebuah bengkel yang terletak di wilayah Distrik Abepura,” jelasnya.

Dari informasi yang diperoleh, kata Jahja, pihaknya langsung menangkap seorang pria bernisial DW, yang diduga sebagai penadah sepeda motor Jupiter tersebut. “Jadi DW yang pertama kami tangkap. Dalam pengakuannya motor itu dibelinya dari OW dengan harga senilai Rp 1.700.000. Usai membeli motor saya langsung membawanya ke bengkel untuk melepas semua stiker motor dan menggantinya,” ungkapnya.

Dari pengakuan DW, lanjut Jahja, pihaknya langsung mencari OW yang diduga sebagai pelaku pencurian motor, hingga akhirnya berhasil menangkap yang bersangkutan di daerah rumahnya.

“Kini keduanya sudah mendekam di jeruji besi. Untuk OW kami jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara. Sedangkan DW kami jerat dengan pasal 480 KUHP tentang penadaan dengan ancaman di atas lima tahun penjara,” pungkasnya. [Cholid]

Check Also

Distik Atsj Kabupaten Asmat Ratusan Anak Mengalami Campak dan 19 Gizi Buruk

AGAST,-Terhitung sejak Oktober 2017 tahun lalu, hingga tanggal 17 Januari 2018, kemarin, ratusan anak dan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *