HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » HAI PAPUA » Polisi Geledah Bengkel Motor Pembuat Nopol Palsu dan Amankan Pemiliknya
Barang bukti berupa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) berlambang Korlantas Polri yang diamankan dari bengkel Ikawangi Motor di Sentani, Sabtu (22/7)/Aka

Polisi Geledah Bengkel Motor Pembuat Nopol Palsu dan Amankan Pemiliknya

SENTANI,- Pemilik Bengkel Ikawangi Motor di Sentani, Kabupaten Jayapura ATW harus berurusan dengan pihak Kepolisian akibat ulahnya membuat jasa duplikat nomor polisi (Nopol) atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) berlambang Korlantas Polri.

Kapolsek Sentani Kota Kompol Hakim Sode, mengatakan, pihaknya bertindak tegas atas perbuatan ATW. “Kami melakukan tindakan tegas, dengan penggeledahan dan penyitaan di bengkel Ikawangi Motor, atas perbuatan duplikat TNKB berlambang Korlantas Polri, termasuk mengamankan pemiliknya,”kata Kapolsek, Sabtu (22/7).

Kapolsek mengaku jika dalam penggeledahan tersebut, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti yang menjadi rujukan diamankannya ATW. “Pemilik bengkel kita amankan dan dimintai keterangan, sementara barang bukti terkait duplikat TNKB berlogo Korlantas kita sita,” ujarnya.

Barang bukti yang disita berupa 1 buah alat cetak (Mal) TNKB untuk Mobil, 8 Buah alat cetak (Mal) TNKB untuk motor, 3 buah palu, 4 buah karet hitam untuk las pembuatan TNKB, 1 buah gergaji besi, 1 buah alas besi ukuran 36 cm lebar 15,5 cm, 2 buah penggaris, 1 pisau cater, 18 lembar bahan baku yang belum dicetak, 2 lembar seng almunium ukuran 2 meter, 1 lembar seng plat pintu ukuran 1,80 meter, 46 TNKB Motor, 8 TNKB Mobil, 2 buah Logo Koorlantas dan 1 buah plat bertulisan koorlantas polri.

nopol

Lanjut Kapolsek, dari hasil pemeriksaan awal pelaku mengaku telah melakukan pembuatan TNKB palsu yang berlogo Korlantas sejak bulan maret 2016. “Pengakuan pelaku, pelaku menjual TNKB berlogo kotlantas tersebut dengan harga 100 ribu rupiah untuk TNKB Motor sedangkan untuk Mobil seharga 120 ribu rupiah,” ungkapnya.

Selain itu kata Kapolsek, bahan baku pembuatan TNKB palsu di pesan dari luar Papua. “Dari pengakuan pelaku juga bahwa bahan baku dipesan dari surabaya, sementara logo korlantas di pesan secara online,” terangnya.

Pelaku dijerat dengan pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) huruf a UU RI No. 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 Tahun atau denda paling banyak 2 Milyar rupiah lebih. [Aka]

Check Also

Besok, KONI Pusat Akan Melantik Pengurus KONI Papua

JAYAPURA,- Sebanyak 70-an pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua akan dilantik oleh Ketua KONI ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *