HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » GENERAL » PHK Karyawan Freeport Sudah dalam Proses Diskusi
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Kependudukan Provinsi Papua, Yan Piet Rawar/Djarwo

PHK Karyawan Freeport Sudah dalam Proses Diskusi

JAYAPURA,- Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Kependudukan Provinsi Papua, Yan Piet Rawar menyebutkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak yang dilakukan oleh manajemen PT Freeport terhadap para pekerjanya, saat ini sudah dalam tahap proses diskusi.

“Berapa waktu lalu kami sudah melakukan rapat yang dipimpin langsung oleh ketua DPRP dan sudah ada himbauan bahwa semuanya harus terlebih dahulu di diskusikan antara manajemen PT Freeport dengan serikat pekerja,“ ujarnya kepada wartawan di Jayapura, Selasa (25/7).

Ia menuturkan, jika dalam proses diskusi tersebut tidak terdapat lagi kesepakatan bersama, maka dirinya menyarankan agar melaporkan langsung kepada Dinas Tenaga kerja di Kabupaten untuk bisa dibantu mediasi oleh Pemerintah.

“Sepengetahuan saya sampai saat ini masih pada tahap proses, dan bagaimana kita menghimbau agar kedua belah pihak untuk duduk bersama-sama mendiskusikan hal tersebut, sesuai dengan peraturan yang telah disepakati sebelumnya,“ jelasnya.

Ia berharap agar tidak ada lagi terjadi aksi mogok kerja yang dilakukan oleh para serikat pekerja, agar tidak terjadi lagi PHK secara sepihak.

“Kalau Karyawan menabrak kesepakatan yang ada, saya pikir itu resiko. Akan tetapi strategi kita agar bagaimana semuanya bisa kembali seperti biasanya, kedua belah pihak harus bersama-sama mendiskusikan untuk hal-hal kemajuan perusahaan kedepan,“ ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk saat ini berdasarkan data yang ada, total pekerja lokal yang telah bekerja di freeport sebanyak 4.000 pekerja dari total keseluruhan pekerja sekitar 30.000.

“Ini perusahaan internasional yang sekarang mengarah ke penggunaan teknologi, jadi memang kalau mau berpartisipasi dalam perusahaan tersebut, harus ada pencapaian SDM yang baik, terutama dalam mental dan keterampilan harus diberikan, sehingga tenaga kerja lokal kita ini mempunyai kompetensi internasional,“ pungkasnya. [Djarwo]

Check Also

Setiap OPD Provinsi Diminta Siapkan Data Untuk Penyusunan LKPJ AMJ Gubernur

JAYAPURA,- Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua diminta untuk mulai menyiapkan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *