HEADLINE : Gara-Gara Status di Facebook Sekelompok Oknum Polisi Gebuk Wartawan Online di Timika - Ketua Umum Persipura: Yunior Buat Sejarah, Papua Gudangnya Sepakbola - Dewan Pers Sambangi Kantor Redaksi Wartaplus.com Lakukan Verifikasi - Bendera Bintang Kejora Berkibar di Banti Tembagapura - Sungguh Bejat, Kelompok Kriminal Bersenjata Perkosa Ibu Rumah Tangga di Tembagapura - Polda Papua Belum Terima Laporan Dugaan Korupsi KPU Intan Jaya ,
Rabu , 22 November 2017
Breaking News
Home » HAI PAPUA » Persipura Butuh Rp 30 Miliar untuk Arungi Musim 2018
Media Officer Persipura, Bento Madubun (kiri) bersama Manajer Persipura, Rudi Maswi (kanan)/Djarwo
Media Officer Persipura, Bento Madubun (kiri) bersama Manajer Persipura, Rudi Maswi (kanan)/Djarwo

Persipura Butuh Rp 30 Miliar untuk Arungi Musim 2018

JAYAPURA,- Kompetisi Liga 1 telah berakhir dan Persipura akhirnya finis di peringkat keempat. Melihat kondisi tersebut, manajemen Persipura berjanji akan melakukan evaluasi tim jelang kompetisi selanjutnya yang akan digelar tahun depan. Meski begitu, manajemen akan mengawali fokus pada pencarian sponsor.

Menurut Bento Madubun selaku Media Officer Persipura, evaluasi sudah pasti akan dilakukan oleh manajemen terkait dengan hasil yang diraih di musim 2017 ini, untuk mencari tahu dimana letak kekurangan dan kesalahan tim, sehingga hasil dipenghujung kompetisi ini tidak sesuai dengan target juara.

“Setelah kompetisi ini, Pemain kita akan liburkan, setelah itu kita akan lakukan evaluasi dan rapat pengurus. Kita saat ini belum lagi fokus untuk memilah dan memilih pemain dan lain hal sebagainya, karena fokus manajemen saat ini bagaimana mencari sponsor,” ujar Bento kepada wartawan, Senin (13/11).

Bento menjelaskan, manajemen akan berupaya untuk memproteksi Bank Papua agar bisa kembali mendukung Persipura di musim depan. Selain itu, kata Bento, manajemen juga tengah berupaya untuk membangun komunikasi dengan PT Freeport Indonesia untuk meminta atau menawarkan kerjasama sebagai sponsorship.

“Ini menjadi fokus kita, karena tidak menutup kemungkinan apabila kita tidak memiliki sponsor bisa saja kita tidak berkompetisi. Seperti yang kita ketahui bahwa untuk menjalani satu musim kompetisi kita butuh dukungan finansial yang sangat besar, kisaran Rp 24 sampai Rp 30 miliar,” ungkapnya.

Bento menambahkan, sponsor merupakan fokus utama sebelum kompetisi kembali digelar, mengingat PSSI selaku federasi otoritas tertinggi sepakbola indonesia telah memastikan bahwa dimusim 2018 ada tambahan satu turnamen lagi, yakni Piala Indonesia.

“Jelas nanti jumlah pertandingan akan lebih banyak, dan ongkos transport akan jauh lebih tinggi karena kita akan jauh lebih banyak berangkat. Melihat itu, otomatis kebutuhan finansial akan semakin besar. Setelah ini beres baru kita akan melihat kerangka tim kedepannya, termasuk apakah tim pelatihnya, pemainnya dan lain sebagainya,” pungkasnya. [Djarwo]

Check Also

Foto Istimewa

Besok Seminar, Peluang dan Tantangan Pengembangan Potensi SDA Bagi Kesejahteraan Masyarakat Papua

JAYAPURA,-Dalam rangka peringatan Dies Natalis ke-55, Universitas Cenderawasih, Rabu (22/11) pagi  akan menyelenggarakan seminar ‘Pengembangan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *