HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » GENERAL » Peringati Hari Anak Nasional, Begini Pesan Sekda Papua Untuk Para Orang Tua
Sekda Papua, Hery Dosinaen saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Anak Nasional di Kabupaten Nabire,Kamis (27/7)/Istimewa

Peringati Hari Anak Nasional, Begini Pesan Sekda Papua Untuk Para Orang Tua

NABIRE, – Sekertaris Daerah Provinsi Papua, Hery Dosinaen merayakan Hari Anak Nasional ( setiap 23 Juli-red) bersama seratusan siswa PAUD, SD dan SLTP se-Kabupaten Nabire, bertempat di jalan Pepera, Kamis (27/7).

Di kesempatan itu Sekda mengingatkan kepada masyarakat, khususnya para orang tua untuk senantiasa melindungi anak dari tindakan diskriminasi dan tindakan kekerasan. Hal ini supaya setiap anak Indonesia bisa hidup sehat, tumbuh dan berkembang secara optimal, serta menjadi anak yang kreatif.

“Anak adalah karunia Tuhan yang harus dijaga dan dilindungi serta dipenuhi hak-haknya. Karena itu menjadi tugas kita bersama membentuk anak Indonesia agar memiliki karakter yang kuat,” katanya.

Menurut Sekda, Hari Anak Nasional merupakan momentum untuk menggugah kepedulian dan partisipasi masyarakat untuk menjamin hak-hak individu anak.

Ia meyakini, Pemerintah Kabupaten Nabire sangat peduli dan memberikan perhatian lebih terhadap anak-anak yang ada di daerah tersebut.

“Dengan acara seperti ini sudah menunjukan, semua stakeholder dan dinas terkait memberikan perhatian penuh terhadap anak-anak yang adalah harapan masa depan,” ujarnya.

Ia berharap, dengan semangat hari anak nasional ke-33 ini, Nabire pasti bangkit dan maju untuk tanah Papua dan Indonesia.

Ditempat yang sama, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Nabire, Yuvinia Douw menekankan, anak merupakan potensi dan penerus cita-cita perjuangan bangsa yang memiliki peran strategis serta memiliki ciri dan sifat khusus yang memerlukan perlindungan dalam rangka menjamin pertumbuhan dan perkembangannya, baik fisik, mental dan sosial secara utuh.

“Undang-undang telah mengamanatkan, negara menjamin hak setiap anak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta hak atas perlindungan dan kekerasan ekspoitasi dan diskriminasi,” kata Yuvinia.[Riri]

Check Also

SMP Negeri 03 Kwawi Manokwari Terima Adiwiyata dari Kementarian Lingkungan Hidup

MANOKWARI,- Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 03 Kwawi, Kabupaten Manokwari terima Adiwiyata tingkat nasional tahun ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *