HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » GENERAL » Penghapusan Kekerasan Anak di Kota Jayapura, Tanggung Jawab Bersama
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPA-KB), Betty, A. Puy ketika melakukan penandatanganan komitmen penghapusan kekerasan terhadap anak/Ata

Penghapusan Kekerasan Anak di Kota Jayapura, Tanggung Jawab Bersama

JAYAPURA,- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPA-KB) Kota Jayapura, bersama Wahana Visi Papua (WVI) dalam rangka Hari Anak Nasional 2017 berkomitmen untuk menghapus kekerasan pada anak di Kota Jayapura.

Komitmen bersama ini dilakukan di Gedung PKK Kota Jayapura, Rabu (26/7), dihadiri  antara lain,  gugus tugas kota layak anak (KLA) Kota Jayapura, Forum Anak Kota Jayapura, DPR Kota Jayapura, PKK Kota Jayapura, FKUB.

“Kegiatan ini adalah penguatan komitmen bersama penghapusan kekerasan pada anak khusus untuk Kota Jayapura dalam rangka Hari Anak 2017. Bahwa anak bukan lagi hanya ada di ranah domestik keluarga, namun juga perhatian dan tanggung jawab negara termasuk Ppemerintah Kota Jayapura,” kata Kepala DPPPA-KB Kota Jayapura, Betty A. Puy kepada wartawan di sela kegiatan.

Kata Betty, dengan berkumpulnya peserta yang hadir dari berbagai kalangan, pemerintah tidak lagi bekerja sendirian untuk menghapus kekerasaan terhadap anak. “Kami tidak lagi bekerja seorang diri tetapi ada sumber kekuatan lain yang bisa diberikan tugas sesuai fungsi masing-masing untuk penguatan komitmen penghapusan kekerasan terhadap anak,” ujarnya.

Untuk memberi perlindungan kepada anak, DPPPA-KB langsung turun ke lapangan untuk memberikan sosialisasi hak-hak anak. Kami dari dinas langsung turun ke lapangan untuk memberikan sosialisasi hak-hak anak, pertama lewat undang-undang, dan pemerintah Kota Jayapura sudah proaktif dengan adanya peraturan daerah untuk hak inisiatif dari DPR,” ucapnya.

Tidak hanya itu. Peran keluarga terutama orangtua sangat penting sehingga DPPPA-KB juga turut melakukan sosialisasi tentang pola asuh orangtua ke anak. “Pendidikan awal ada di keluarga sehingga penguatan kami kepada orangtua tentang pola asuh anak, kami juga melakukan sosialisasi kepada orangtua,” tuturnya. [Ata]

Check Also

Polisi Bekuk Dua Pengedar Sabu di Timika

JAYAPURA,–Dua pengedar narkotika jenis sabu berinisial IS (22) dan N alias Acok (22) berhasil dibekuk ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *