HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » HAI PAPUA » Pemuda Katolik Rencana Gelar Aksi Demo di Polres Mimika Tuntut DD Ditetapkan Tersangka
Pertemuan persiapan aksi/Tahir

Pemuda Katolik Rencana Gelar Aksi Demo di Polres Mimika Tuntut DD Ditetapkan Tersangka

TIMIKA,- Ribuan massa gabungan Pemuda Katolik, Orang Muda Katolik dan Umat Katolik akan berunjuk rasa di Mako Polres Mimika, Jalan Cenderawasih, Selasa (8/8). Mereka menuntut Polres Mimika meghadirkan DD  sekaligus menetapkannya sebagai tersangka di hadapan ribuan massa unjuk rasa.

“Kasus DD kita kawal sama-sama sampai tuntas. Kalau tidak begitu, akan ada DD lain di belakang hari,” kata Sekretaris Pemuda Katolik, Blasius Narwadan kepada wartawan, Senin (7/8) malam.

Ia memastikan, aksi unjuk rasa tersebut berlangsung damai. Massa aksi tidak diperbolehkan membawa serta anak kecil. Setiap Korlap aksi pun telah diinstruksikan mengantisipasi penyusup yang hendak menunggangi aksi. Termasuk mengantisipasi oknum yang mengonsumsi minuman beralkohol atau membawa senjata tajam saat aksi. “Kita demo damai dan santun sebagaimana ciri khas orang Katolik. Sandinya, aksi *808#,” katanya.

DD dilaporkan ke polisi oleh Pemuda Katolik karena memposting di akun Facebooknya foto Pastor Adrianus Warjito yang hadir dalam unjuk rasa guru honorer di Kantor Dispendasbud Mimika, Senin (24/7). Di dalam postingannya, DD menuliskan empat poin. Poin kedua yang paling dipersoalkan oleh Pemuda Katolik.

DD yang merupakan oknum PNS Pemkab Mimika diduga melanggar Undang-Undang nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Namun hingga kini DD masih berstatus saksi dalam kasus tersebut.

Juru Bicara Pemuda Katolik, Erick Welafubun menambahkan, titik kumpul massa di Gereja Katedral Tigaraja. Sekitar pukul 10.00 WIT, massa mulai bergerak ke Polres Mimika. “Aksi akan berlangsung sampai pukul enam sore,” katanya yang akan bertindak sebagai orator saat aksi.

Kuasa Hukum Pemuda Katolik, Yoseph Temorubun, memastikan aksi tersebut telah sesuai aturan. Pemuda Katolik telah menyerahkan surat pemberitahuan ke Polres Mimika pada Minggu (6/8) malam.

“Kita harus aksi karena tidak ada perkembangan perkara. Informasi yang saya dapat malam minggu kemarin sudah gelar perkara, tapi sampai saat ini DD belum ditetapkan tersangka,” katanya.

Namun terkait dengan rencana aksi tersebut, Kapolres Mimika AKBP Victor D Mackbon menyatakan, Pemuda Katolik hingga Senin (7/8) siang belum melayangkan surat resmi ke Polres Mimika. Menurutnya, dalam penanganan kasus apappun, pihak kepolisian tidak boleh didesak dalam menetapkan seorang tersangka.

“Kami tidak boleh bekerja atas desakan. Pembuktian ada mekanisme, tidak boleh ada desakan. Kita tetap buka komunikasi, semua terbuka ada namanya surat pemberitahuan perkembangan penyidikan,” kata Kapolres. [Tahir]

 

[Baca juga: ‘Menyindir’ Seorang Pastor Ikut Demo Bersama Para Guru Honorer di Timika, Pemilik Akun Facebook Tuai Kecaman]

]

 

Check Also

Polisi Bekuk Dua Pengedar Sabu di Timika

JAYAPURA,–Dua pengedar narkotika jenis sabu berinisial IS (22) dan N alias Acok (22) berhasil dibekuk ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *