HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » NEWSPLUS » Pemkot Tangerang Kucurkan Anggaran Pilkada Rp 61 Miliar

Pemkot Tangerang Kucurkan Anggaran Pilkada Rp 61 Miliar

Wartaplus. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengucurkan dana hibah Rp 61,3 miliar kepada KPUD setempat untuk Pilkada 2018. Hibah ini akan digunakan untuk enam skala prioritas jelang pemilihan kepala daerah (pilada) serentak nantinya.
“Tahap awal, KPUD Tangerang menerima Rp 25,3 miliar. Sisanya tahun depan,” kata Ketua KPUD Kota Tangerang Sanusi Pane. Sanusi menjelaskan, nilai rupiah itu tertera dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang ditandatangani Rp 61,3 miliar. Dana ini akan digunakan untuk honorium penyelenggara, sosialisasi, kampanye calon, pengadaan barang dan jasa, sengketa hukum dan pilkada ulang, serta anggaran kegiatan tahapan penyelenggaraan pilkada.
Menurut Sanusi, semua anggaran ini akan dikelola secara akuntabel dan transparan. Dia berharap, Pilkada Kota Tangerang 2018 berjalan sukses dan berintegritas. “Kami berkomitmen untuk melaksanakan pilkada secara sukses tahapan dan sukses hasilnya,” tegas Sanusi.
Dia berencana menggandeng 56 lembaga dari berbagai elemen masyarakat, untuk mencapai 78 persen partisipasi pemilih dalam Pilkada Kota Tangerang tahun depan.
“Angka partisipasi pemilih kami targetkan 78 persen. Kami yakin target ini tercapai jika kami mengandeng berbagai elemen masyarakat, dan mendorong masyarakat untuk berlomba-lomba menyosialisasikan pilkada ini,” harapnya.
Untuk mewujudkan hal itu, jajarannya akan mengajak 56 lembaga menyosialisasikan Pilkada Kota Tangerang, pada 27 Juni 2018.
Sanusi sangat optimistis, target 78 persen partisipasi itu tercapai. Apalagi, dalam ajang pilkada sebelumnya, saat Pilgub Banten 2017, angka partisipasi di Kota Tangerang tertinggi dari delapan kabupaten/kota se-Banten.
“Saat Pilgub Banten 2017, partisipasi di Kota Tangerang mencapai 67,39 persen. Ini tertinggi se-Banten. Tahun 2018 ini kami yakin bisa tembus 78 persen,” jelasnya.
Selain menggandeng puluhan lembaga, beberapa strategi akan dilakukan dalam peningkatan partisipasi ini.  RM

Check Also

Jelang Pilkada, PPATK: Bank Daerah Rawan Disalahgunakan

Wartaplus. Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin mewanti-wanti bangkir untuk lebih ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *