HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » GENERAL » Pemkab Biak Numfor Masih Rasionalisasikan Dana Pilkada 2018
Sekda Kabupaten Biak Numfor, Markus Masnembra/Riri

Pemkab Biak Numfor Masih Rasionalisasikan Dana Pilkada 2018

JAYAPURA, – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor mengklaim, masih melakukan rasionalisasi terkait pemberian dana hibah bagi penyelenggaraan Pilkada setempat 2018 mendatang.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Biak Numfor, Markus Masnembra kepada pers di Jayapura, Selasa (18/7) mengaku, penyelenggara Pilkada dalam hal ini KPU, Panwaslu dan pihak keamanan setempat telah mengusulkan dana Pilkada yang total besarannya mencapai Rp79 Miliar. Dengan perincian; KPU usulkan Rp52 Miliar, Panwaslu Rp14 Miliar, dan Keamanan TNI/Polri sebesar Rp13 Miliar.

“Dari usulan tersebut, kami masih akan melakukan pembahasan bersama tim anggaran untuk rasionalisasi. Sebab pastinya dana hibah yang diberikan harus sesuai kebutuhannnya. Kalau ini kan sifatnya masih usulan,” ujar Markus.

“Jika sudah disepakati anggarannya, selanjutnya akan dilakukan penandatanganan kesepakatan dalam Naskah Hibah Pemerintah Daerah (NPHD) oleh pemerintah daerah dengan penyelenggara Pilkada,” sambungnya.

Lanjut dikatakan, untuk mendukung penyelenggaraan Pilkada Kabupaten, Pemerintah setempat telah menganggarkan sebesar Rp5 Miliar dalam APBD tahun 2017. Sementara sisanya, ungkap Markus, akan dianggarkan dalam APBD perubahan. ” Lalu untuk pelaksanaan Pilkada akan kembali dianggarkan dalam APBD Induk 2018,” terangnya.

Pilkada serentak 2018 Papua, selain Pilkada gubernur juga ada 7 kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada serentak pada Juni tahun depan antara lain,Kabupaten Biak Numfor, Mimika, Jayawijaya, Puncak, Paniai, dan Mamberamo Tengah. [Riri]

Check Also

Enggar Paparkan Alasan Impor Beras, Tiga Bulan Operasi Pasar Tetapi Harga Ogah Turun

Wartaplus. Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartisto Lukita, buka-bukaan dibalik alasan pemerintah melakukan impor beras. Menurutnya, kebijakan itu ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *