HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » HAI PAPUA » Ngantuk Motor Guru Honor Tabrak Motor Sekdis
Barang bukti dua unit sepeda motor yang diamankan di Mapolres Keerom akibat terlibat Lakalantas/Istimewa

Ngantuk Motor Guru Honor Tabrak Motor Sekdis

JAYAPURA,- Diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan hilang kendali, sebuah sepeda motor Honda Vario DS 4042 QB yang dikendarai Sihwadanta (41), guru honorer menghantam motor Honda Mega Pro DS 5323 AL, milik Sekertaris Desa Arso Pir V Kampung Wambes, Finsen Abar (45) di Jalan Trans Arso tepatnya di depan Ppasar Arso Kota Kabupatena Keerom, Sabtu (29/7) siang.

Dari kecelakaan ini Sarlota Kwano (42) mengalami pendarahan pada bagian telinga sebelah kanan, jari tangan kanan luka lecet, jari kaki luka lecet, dahi luka lecet hingga mendapatkan rujukan ke Rumah Sakit Dok 2 Jayapura lantaran luka cukup serius. Sihwadanta (41) mengalami luka robek pada bibir bagian atas dan bibir bagian bawah, dagu lecet, tangan kiri lecet, gigi patah dua. Debora (7) mengalami luka robek pada bagian dagu, dahi memar dan bengkak, bibir atas bengkak. Sementara Finsen Abar (45) hanya mengalami luka lecet pada bagian tangan dan kaki.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal ketika dikonfirmasi menjelaskan, sepeda motor Honda Megapro DS 5323 AL yang dikendarai Finsen Abar (45) dari arah Arso Workwana menuju ke arah Abepura. Sesampainya di Jalan Trans Papua tepatnya di depan Pasar Arso Kota, pengendara sepeda motor Honda Megapro DS 5323 AL hendak membelokkan kendaraannya ke arah sebelah kanan dengan menyalakan lampu sein.

Kemudian datang dari arah bersamaan sepeda motor Honda Vario DS 4042 QB yang dikendarai Sihwadanta  guru honorer yang berboncengan anaknya datang dari arah yang sama, namun dalam keadaan laju, karena jarak sudah dekat, tabrakan tidak dapat dihindarkan. Akibat kejadian tersebut korban dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Kata Kamal, Sihwadanta diduga dalam keadaan ngantuk sehingga tidak bisa memperhatikan kendaraan yang berada di depannya. “Bagi pengendara hendaklah berkendara dengan aturan lalulintas yang ada utamakan keselamatan, jangan berkendara dalam kecepatan tinggi sebab dapat membahayakan keselamana diri serta orang lain. Apabila dalam keadaan lelah atau capek baiknya berhenti sejenak dan beristirahat kemudian dapat melanjutkan perjalanan,” sarannya. [Cholid]

Check Also

70 Atlet Ikut Lomba Body Contes dan Binaraga Piala Bupati Jayapura Cup I

SENTANI,– Sedikitnya 70 atlet binaraga dari 7 Kabupaten dan 1 kota di Papua mengikuti lomba ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *