HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » GENERAL » Minimalisir Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor, Bapenda dan Kepolisian Gelar Razia
Razia kendaraan bermotor oleh Bapenda Papua dan Kepolisian di kawasan kantor Otonom Kotaraja Jayapura, Jumat (28/7)/Istimewa

Minimalisir Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor, Bapenda dan Kepolisian Gelar Razia

JAYAPURA, – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Papua bekerjasama dengan Kepolisian  Resort Kota Jayapura (Polresta) menggelar Razia kendaraan bermotor di kawasan Otonom Kotaraja, Kota Jayapura, Jumat (28/7).

Kepala Bapenda Papua, Gerson Jitmau yang memantau langsung di lapangan kepada pers mangatakan, kegiatan Razia ini adalah bagian dari upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) khususnya dari sektor penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor.

“Jadi kita menggelar sweeping untuk menjaring wajib pajak yang belum membayar pajaknya. Jadi bagi pengendara yang diketahui tidak membayar pajak kendaraan diwajibkan langsung membayar,” ungkapnya.

Dikatakan Gerzon, operasi ini akan dilaksanakan secara rutin sebagai upaya meningkatkan pendapatan daerah.

Ia menjelaskan, pihaknya bekerjasama dengan kepolisian menggelar operasi terpadu untuk menjaring penunggak pajak kendaraan bermotor akan dilaksanakan secara rutin yang akan dilakukan setiap bulan sebagai upaya meningkatkan pendapatan daerah.

“Razia atau sweping yang kita lakukan ini fokusnya untuk penjaringan kendaraan yang pajaknya sudah mati untuk selanjutnya diproses,” jelasnya.

Lebih jauh, Jitmau menyebut kesadaran masyarakat terkait kewajiban membayar pajak. Sebab bagi masyarakat yang mempunyai kendaraan harus tertib hukum dan tertib aturan serta tertib kewajiban dalam menggunakan fasilitas Negara.

“Jadi dalam menggunakan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat harus taat sebagai pengemudi baik STNK maupun surat-surat yang berkaitan dengan kendaraan bermotor,” katanya

Ia menjelaskan pajak dari rakyat tentunya akan kembali bagi masyarakat untuk kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan, pada berbagai sektor baik pendidikan, kesehatan maupun infrastruktur.

“Saya menghimbau kepada masyarakat Papua agar taat pada aturan, agar berbondong-bondong ke Samsat untuk membayar pajak kendaraan. Sebab kunci pajak merupakan salah satu modal pembangunan kita, jadi masyarakat wajib pajak,” imbaunya.

Dari kegiatan razia ini baik kendaraan roda dua maupun roda empat banyak yang terjaring. [Riri]

Check Also

Kematian Anak Anak di Papua Mesti Diseriusi Semua Pihak

JAYAPURA,-Kita baru saja dikagetkan dengan berita kematian 61 anak Papua di kabupaten Asmat. Mereka meninggal ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *