HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » HAI PAPUA » Memajukan Destinasi Pariwisata Pemkot Batam Siap Gandeng Pemprov Papua Barat
Foto:travelpapua.com

Memajukan Destinasi Pariwisata Pemkot Batam Siap Gandeng Pemprov Papua Barat

BATAM,-Pemerintah Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) siap menggandeng Pemerintah Papua Barat dalam rangka meningkatkan Destinasi Wisata Papua Barat. Hal ini dinyatakan langsung Wali Kota Batam, Muhammad Rudi melalui staf ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Pemerintah Kota (Pemkot) Batam Abidun Pasaribu, saat menerima kunjungan rombongan media massa, asal Manokwari yang tergabung dalam Forum Komunikasi Wartawan Papua Barat, di ruang kerjanya, Kamis (20/7).

Dijelaskan Pasaribu, awalnya Batam dikembangkan oleh pemerintah sebagai Kota Industri, Perdagangan, Ahli Kapal, Jasa dan Pariwisata. Meski bidang Pariwisata diletakan pada urutan terakhir namun demikian perkembangannya mendominasi peningkatan ekonomi Kota Batam.

Abidun menuturkan,  meski pihaknya belum mengenal lebih jauh Papua Barat seperti apa, namun melalui media sosial, daerah setempat begitu dikenal dan memilki begitu banyak spot-spot yang mempunyai daya tarik Wisatawan, salah satunya Raja Ampat.

Dikemukakan, batam yang secara geografis bersebelahan langsung dengan beberapa negara tetangga, seperti Singapur, Malasyia dan Fietnam memiliki strategi khusus dalam menarik wisatawan dari negara-negara tersebut.

Yakni menggelar Ivent tahunan bernama Kenduri Seni Melayu untuk mempromosikan dan mengangkat kearifan lokal yang dapat meningkatkan sektor Pariwisata. Dan kata dia, dalam Iven ini telah diikuti oleh beberapa Kota di Indonesia seperti Jawa, Sumatra dan Kalimantan, untuk menampilkan kearifan lokal daerahya.

Bahkan, lanjutnya, Thailand, Fitnem, Singapur dan Malaysia ikut menampilkan budaya dan kearifan lokalnya. Pada kesempatan tersebut lah, negara lain dapat mengenal lebih dekat Papua Barat meski tak harus berkunjung lebih dulu.

“Kami sangat terbuka dan senang hati kalau Papua Barat bisa ikut terlibat di Iven ini. Rekan-rekan media bisa disampaika ke Pemprov Papua Barat, silahkan datang ke Batam, manfaakan Iven ini, buat Performance di Batam. Kirim tim-tim terbaik untuk mempromosikan lagi Papua Barat, khsusnya yang bisa meningkatakan di sektor Pariwisatanya,” ujarnya.

Bahkan diakuinya, Papua Barat memiliki kearifan lokal yang unik dan beragam sehingga diyakini mampu menarik Wisatawan Asing. Dan diaebutkan pula, di sektor Pariwisata, memberikan kontribusi mencapai sepertiga dari total Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam yakni Rp 1,3 triliun. Masing-masing dari Pajak Hiburan,  Restauran dan Perhotelan.

“Nah ini bisa ditrerapkan oleh daerah mana pun, yang penting kita komitmen. Dan Papua Barat menurut kami bisa lakukan itu,” ucap Abidun yang didampingi Kepala Bidang Humas dan Protokoler Pemkot Batam, Ardiwinata serta Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Wuryanta.

Dia menyebutkan juga, salah satu hal yang mendasar dan perlu menjadi komitmen Pemerintah dalam meningkatkan destinasi wisata adalah persoalan keamanan. Pemkot Batam sejak dulu memiliki ketegasan dibidang keamanan.

“Kita adalah daerah Pariwisata, maka keamanan itu harga mati. Caranya kita libatkan semua pihak, salah satunya memposisikan Forum Kerukunan Umat Bergama (FKUB) untuk berperan aktif membina dan menjaga hubungan sosial kemasyarakatan,”

Terakhir dijelaskannya, dalam peningkatan destinasi wisata Kota Batam, Pemkot mengutamakan pembangunan infrastrukur dan menerapkan konsep perencanaan terpadu dan sistematis. Sehingga melahirkan sinergitas baik antar instansi daerah setempat maupun tataran masyarakat.

“tiga hal yang kita lakukan, tanpa mengurangi biaya di bidang Pendidikan dan Kesehatan, kita terus membangun infrastruktur. Dan mengurangi perjalanan dinas, hal-hal yang berbau seremonial serta mengefisienkan pengadaan Alat Tulis Kantor(ATK),” tutupnya. [Alberth]

Check Also

SMP Negeri 03 Kwawi Manokwari Terima Adiwiyata dari Kementarian Lingkungan Hidup

MANOKWARI,- Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 03 Kwawi, Kabupaten Manokwari terima Adiwiyata tingkat nasional tahun ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *