HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » GENERAL » Masih Banyak Guru Belum Tahu Buat Rencana Program Pembelajaran
Ratusan guru baik SD, SMP, SMA, dan SMK saat mengikuti Bimtek di Sentani, senin (17/7) siang/Aka

Masih Banyak Guru Belum Tahu Buat Rencana Program Pembelajaran

SENTANI,- Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura bekerjasama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Papua mengadakan Bimbingan Teknis implementasi kurikulum 2013 bagi ratusan guru tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK di Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (17/).

Ketua Panitia Kegiatan Bimbingan Teknis, Sulistyo, mengatakan, dalam Bimtek kali ini para guru diminta untuk membuat Rencana Program Pembelajaran (RPP) dan penilaian, karena dalam kurikulum tahun 2013 guru wajib membuat RPP, sehingga mampu mengajar para siswa dengan panduan yang jelas.

“Intinya itu guru bisa buat RPP dan penilaian, karena dalam K-13 inikan guru harus punya rencana, karena selama ini banyak guru yang masuk kelas tapi tidak punya rencana, tapi hanya modal buku saja. Harapannya setelah K-13 ini selesai, guru bisa bisa buat RPP dan penilaian, maka sudah cukup,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata Sulistyo, setelah pelatihan diberikan dan guru masih belum mampu membuat Rencana Program Pembelajaran (RPP) maka akan diberikan pendampingan hingga guru tersebut mampu membuat secara mandiri.

“Kalau setelah Bimtek ini selesai dan guru-guru masih belum paham, maka akan ada pendampingan dari dinas pendidikan hingga guru tersebut bisa buat RPP sendiri, dan mengajar berdasarkan RPP baru dilepas,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Alpius Toam, yang dikonfirmasi, mengatakan, dengan adanya bimtek kurikulum tahun 2013 yang dilakukan, maka semua guru diharapkan mampu membuat RPP di tahun 2017 ini, sehingga proses belajar mengajar di sekolah berjalan terarah.

Menurutnya, sejak penerapan kurikulum 2013 diberlakukan sudah terdapat beberapa sekolah di Kabupaten Jayapura yang menggunakan kurikulum 2013, dan ditargetkan pada tahun ajaran 2018/2019 semua sekolah di Kabupaten Jayapura baik SD, SMP, SMA, dan SMK sudah menggunakan kurikulum 2013.

“Untuk program K-13 sudah ada sekolah yang jalankan, tapi memang belum semua. Tapi target kita di tahun 2018/2019 kita harapkan semua sekolah di Kabupaten Jayapura sudah bisa menggunakan K-13,” tuturnya. [Aka]

Check Also

Besok, KONI Pusat Akan Melantik Pengurus KONI Papua

JAYAPURA,- Sebanyak 70-an pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua akan dilantik oleh Ketua KONI ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *