HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » GENERAL » Logistik Bama dan Bahan Bakar Dikirim untuk Membantu Proses Pencarian
Pemindahan logistik ke mobil yang akan dibawa ke Muara Nawa/Aka

Logistik Bama dan Bahan Bakar Dikirim untuk Membantu Proses Pencarian

SENTANI,- Guna menunjang proses pencarian korban perahu tenggelam yang belum ditemukan, Kepala Distrik Batani, Anike Alwolka bersama sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang, Selasa siang membawa bahan makanan (Bama) dan bahan bakar ke Muara Nawa.

Mereka melakukan perjalanan darat menuju Muara Nawa, Distrik Airu, Kabupaten Jayapura untuk melihat langsung kondisi pencarian korban perahu yang tenggelam, Jumat pekan kemarin.

Rombongan kepala distrik berangkat dari Sentani menggunakan dua mobil dan akan menempuh perjalanan kurang lebih 12 jam melewati Kota Jayapura, Keerom, Senggi, hingga Muara Nawa. Rombongan membawa logistik bahan makanan dan bahan bakar yang akan digunakan untuk mencari korban yang belum ditemukan.

“Saya bersama beberapa anggota dewan ingin melihat langsung kondisi korban yang ada di Muara Nawa, sekaligus kita ingin melihat langsung kondisi pencarian, sehingga kita mulai jalan siang ini dan akan tiba sekitar besok subuh,” katanya di Sentani, Selasa (25/7) siang.

SAR muara nawa

Anike menjelaskan, logistik bahan makanan yang dibawa untuk kesiapan bagi tim SAR dan warga yang melakukan pencarian selama tiga hari ke depan. Selain itu bahan bakar akan digunakan untuk pencarian korban, karena bahan bakar yang dimiliki tim sar saat ini sudah mulai berkurang.

“Kami bawa bahan makanan seperti air minum, beras, mie, telur, dan bahan bakar 400 liter. Persipan ini untuk kami dan tim SAR yang sementara melakukan pencarian, sekaligus persiapan untuk pemakaman korban yang ditemukan di Muara Nawa,” ungkapnya.

Anike mengaku bahwa hingga hari keempat pencarian, tim SAR yang dibantu oleh warga telah berhasil menemukan 10 dari 13 korban. “ informasi yang saya dapat sudah 10 orang ditemukan, jadi tinggal 3 korban lagi, saya harap tiga korban yang belum ditemukan secepatnya ditemukan sehingga proses pencarian secepatnya selesai,” pungkasnya. [Aka]

Check Also

Gubernur Papua Barat: Jangan Rendahkan Harga Diri Orang Asli Papua dengan Miras

MANOKWARI,- Toko yang masih menjual minuman keras di Provinsi Papua Barat, khususnya Kabupaten Manokwari agar ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *