HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » NEWSPLUS » Lengket Dengan Amien , Geger Kalau Prabowo Koalisi Dengan SBY

Lengket Dengan Amien , Geger Kalau Prabowo Koalisi Dengan SBY

Wartaplus. Belakangan, Ketum Gerindra Prabowo Subianto lengket betul dengan Amien Rais. Saking lengketnya, pentolan PAN itu bahkan telah mendukung Prabowo maju di Pilpres 2019. Namun ini belum apa-apa.
Jagad politik nasional bisa geger jika Prabowo berkoalisi dengan SBY. Kabarnya, langkah ke arah itu sedang dijajaki kedua belah pihak.
Kelengketan Amien-Prabowo kental terasa ketika keduanya bersama jajaran Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI melakukan halal bihalal di Pondok pesantren Al Ihslah, Bondowoso, Jawa Timur, Mingu (23/7) lalu.
Dalam sambutannya di hadapan ribuan hadirin, Amien selaku Ketua Dewan Kehormatan PAN mengajak umat muslim untuk mendukung Prabowo di Pilpres 2019. Seperti diketahui, Ketum Partai Gerindra ini sebelumnya kalah atas Jokowi di Pilpres 2014.
”Saya berharap, umat Islam di Indonesia mendukung Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019,” katanya. ”Kami merasa yakin Prabowo bisa memenangkan Pilpres 2019 karena didukung umat muslim Indonesia,” tegas Amien yang disambut riuh hadirin.
Dalam pidatonya, Amien sempat menyinggung aksi bela Islam 212 yang fenomenal. Jutaan muslimin tumpah ruah di silang Monas, mendesak agar kasus penistaan agama oleh Gubernur Ahok saat itu diusut tuntas. Amien juga berargumetasi tentang kondisi negara yang masih kocar-kacir.
Sementara Prabowo, dalam pidatonya juga turut membakar semangat hadirin dengan menyinggung Indonesia dikuasai oleh aseng (China) dan asing (Amerika Serikat). Dia berharap, Indonesia pasca Pilpres 2019 nasibnya jauh lebih baik lagi.
”Jangan sampai kekayaan kita dicuri oleh bangsa asing sebab saat ini perekonomian Indonesia dikuasai asing dan aseng,” kata Prabowo.
Ditengah berapinya berpidato tentang kondisi negara, Prabowo sempat colling down dengan berseloroh tentang kedekatannya dengan Amien semasa rezim Orde Baru. Seperti diketahui, Amien merupakan tokoh reformasi penentang Presiden Soeharto, sementara Prabowo saat itu adalah tentara.
”Saya dan Pak Amin Rais merupakan sahabat lama. Bahkan, sebelum reformasi kami saling tukar pikiran,” katanya. Prabowo mengisahkan saat itu menjadi hal yang paling sulit.”Sebab, saat itu saya menjadi pangkostrad dan menjadi menantu Pak Harto,” katanya. Tetapi, Prabowo tetap mendukung demokrasi.
Kini, peta politik nasional terus bergerak dinamis. Setelah didukung Amien, bisa jadi Prabowo juga akan disokong oleh Ketum Demokrat, SBY. Sebagai sama-sama partai non pendukung, terbuka lebar kesempatan bagi Gerindra dan Demokrat berkoalisi di Pilpres nanti.
Berbagai kemungkinan itu bisa jadi akan jadi topik diskusi dalam pertemuan antara Prabowo dan SBY yang kabarnya akan digelar dalam waktu dekat.
“Pak Prabowo dengan Pak SBY masih terus mencocokkan waktu karena ketum kan memiliki agenda-agenda yang sangat padat. Insya Allah dalam waktu dekat ini beliau akan ketemu pada waktu yang cocok,” kata Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, kemarin. RM

Check Also

Ketua MK Kena 2 Kartu Kuning, Kalau Main Sepakbola Langsung Kartu Merah

Wartaplus. Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat kembali kena semprit Dewan Etik MK. Ini kali kedua ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *