HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » Ekonomi » Lelang Kapal Maling Ikan Akhirnya Ditunda

Lelang Kapal Maling Ikan Akhirnya Ditunda

Wartaplus. Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejari) Kota Batam kemarin menunda rencana melelang tiga kapal asing pencuri ikan. Penundaan dilakukan karena  rencana tersebut diprotes Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Lelang kapal dianggap bertentangan dengan kebijakan pemerintah yang inginkan semua kapal pencuri ikan ditenggelamkan.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku, sudah berbicara langsung dengan Jaksa Agung, HM Prasetyo. Dan, Jaksa Agung sepakat untuk menunda lelang ketiga kapal asing asal Vietnam tersebut sampai menunggu pembahasan selanjutnya.
“Iya sudah ditunda kata Pak Jaksa Agung. Ya sudah, terima kasih,” kata Susi di Jakarta, kemarin.
Susi mengatakan, dirinya keberatan dengan rencana lelang tersebut. Karena, belum ada arahan Presiden untuk melakukan lelang kapal asing yang terbukti menangkap ikan tanpa didasari dokumen yang sah.
Susi menjelaskan, putusan kapal tersebut dirampas negara merupakan hanya sebuah opsi, namun bukan untuk dilelang. Sekalipun ada rencana kapal tersebut digunakan untuk riset, namun diperlukan kajian lebih lanjut.
Susi menilai, kegiatan lelang bisa dijadikan sebagai saranan pelaku illegal fishing membeli kapalnya kembali. Apalagi harga kapal yang dilelang tidak sebanding dengan nilai ikan yang selama ini telah mereka (asing) curi.
“Dalam pengumuman untuk calon peserta lelang ada limit Rp 186 juta. Harga 1 kapal dengan ukuran minimal 100 GT (gross tonnage) tanpa freezer setidaknya Rp 1 miliar. Ikan yang dicuri juga harganya lebih tinggi nilainya dari harga lelang. Ini modus lama, mereka nanti balik lagi. Jangan biarkan kapal-kapal asing itu merusak kedaulatan kita,” tegasnya.
Selain itu, Susi tidak setuju dengan lelang. Karena, dibalik kasus pencurian ikan terdapat pesan moral yang tidak bisa dikompromikan karena menyangkut harga diri bangsa.RM

Check Also

OSO Kantongi SK Menkumham, Wiranto: Tidak Ada Munaslub

Wartaplus. Konflik internal yang melanda Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) bakal reda. Pasalnya, tidak ada agenda ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *