HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » HAI PAPUA » Kekerasan Anak Masih Tinggi di Papua Barat
Foto: Ilustrasi

Kekerasan Anak Masih Tinggi di Papua Barat

MANOKWARI,- Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Barat Mety Lumy mengatakan, kasus kekerasan anak masih sangat tinggi di Papua Barat. Melalui Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2017, Mety berharap semua pihak ikut bertanggung jawab kepada anak-anak.

Ia pun berharap kekerasan anak di Papua Barat dihentikan, kemudian bagaimana bersama-sama menjaga tumbuh kembangkan anak. “Kita tidak bisa pungkiri kalau saat ini di Papua Barat, kekerasan fisik, seksual masih terhadap anak, maka perlu sama-sama kita bertanggung jawab berantas hal-hal tersebut,” kata Mety kepada wartaplus.com, Minggu (23/7).

Sementara saat puncak peringatan tanggal 23 Juli 2017 di Pekan Baru Provinsi Riau, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia,  Yohana Yembise saat sambutan melalui siarang TVRI menyebutkan, 1000 forum anak telah dibentuk dari Sabang sampai Merauke Indonesia.

Yohana Yembise juga mengecam kekerasan terhadap anak di Indonesia, bahkan iya menyampaikan agar pelaku pemerkosaan anak dibawah umur untuk dihukum berat.

“Kami berterima kasih kepada Presiden karena sudah menyetujui tentang hukuman terhadap kebiri, penjara seumur hidup, dan hukuman mati kepada pelaku kekerasan anak dibawah umur,” ucap Yembise saat memberikan sambutan pada acara Hari Anak Indonesia di Pekan Baru Provinsi Riau, Minggu (23/7).

“Jaga anak, lindungi dan penuhi permintaan untk tumbuhi kembangkan anak. Kemudian anak juga harus banyak belajar serta membaca buku, stop main HP dan medsos,” tambah Yembise. [Alberth]

Check Also

SMP Negeri 03 Kwawi Manokwari Terima Adiwiyata dari Kementarian Lingkungan Hidup

MANOKWARI,- Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 03 Kwawi, Kabupaten Manokwari terima Adiwiyata tingkat nasional tahun ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *