HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » GENERAL » Kantor Pemerintahan Diminta Membantu Promosikan Kerajinan Ukiran Kayu Asli Papua
Pengrajin Seni Ukir Patung Kayu asal Wamena, Alex Walilo/Riri

Kantor Pemerintahan Diminta Membantu Promosikan Kerajinan Ukiran Kayu Asli Papua

JAYAPURA, – Setiap kantor di pemerintahan Papua diminta untuk memajang hasil kerajinan ukiran kayu yang dibuat oleh para pengrajin seni ukir lokal Papua. Hal ini sekaligus untuk membantu promosi karya seni dan budaya dari lima wilayah ada di Bumi Cenderawasih.

Pengrajin Seni Ukir Patung Kayu asal Wamena, Alex Walilo kepada pers di Jayapura, Minggu (16/7) menuturkan, dengan menonjolkan hasil kerajinan lokal, diharapkan hasil ukiran patung tersebut kian dikenal masyarakat Papua maupun luar daerah. Sehingga hasil ukiran masyarakat dapat lebih mendunia serta mampu meningkatan kesejahteraan masyarakat pengrajin.

“Karena dengan begitu, secara tidak langsung pemerintah setempat ikut memfasilitasi dan mempromosikan hasil ukiran para pengrajin lokal,” tuturnya.

Pria yang sudah menghasilkan ratusan patung tersebut, mengusulkan agar kedepan, Pemerintah Provinsi Papua dapat membuat satu lokasi penampungan hasil ukiran pengrajin lokal, yang kemudian dapat dipasarkan ke luar daerah sehingga memberikan nilai tambah bagi pengukir itu sendiri.

“Sebab kebanyakan hasil ukiran kami lebih banyak terpajang di rumah. Maka itu, kita minta ada tempat penampungan yang bisa ikut mempromosikan hasi ukiran kita,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Papua Tommy Israil Ilolu menyambut positif usulan para pengrajin. Pihaknya pun senada dengan usulan agar seluruh perkantoran di Provinsi Papua menampilkan nuansa ukiran ada lokal khas Papua.

“Karena dengan adanya ukiran itu, kita bisa memperkenalkan kepada masyarakat luas yang berkunjung ke kantor pemerintahan. Ini juga bisa dijadikan sebagai ajang promosi kepada para tamu yang datang” katanya.

Sebab lanjutnya, setiap hasil ukiran ada ceritanya tersendiri. Sehingga pihaknya pun mendukung usulan itu dan berharap kedepan seluruh kantor pemerintahan bisa menampilkan nuansa ukiran lokal Papua dari lima wilayah adat.[Riri]

Check Also

Besok, KONI Pusat Akan Melantik Pengurus KONI Papua

JAYAPURA,- Sebanyak 70-an pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua akan dilantik oleh Ketua KONI ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *