HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » HAI PAPUA » JWW Instruksikan Relawan Tingkatkan Elektabilitasnya di Mata Publik
Calon Gubernur Provinsi Papua Jhon Wempi Wetipo dan Ketua Relawan Koteka (Rekor) JWW, Fred Hubi/Cholid

JWW Instruksikan Relawan Tingkatkan Elektabilitasnya di Mata Publik

JAYAPURA,- John Wempi Wetipo (JWW) meminta kepada relawannnya untuk meningkatkan elektabilitasnya di mata publik, menjelang Pilkada Provinsi Papua pada tahun 2018 mendatang. Ia berharap relawan JWW bergerak  cepat.

Permintaan itu disampaikan JWW usai pertemuan dengan para relawannya di salah satu hotel di Kota Jayapura, Rabu (19/7). Hasil survey internal yang dilakukannya, tercatat JWW menorehkan hasil 24,0 persen atau menduduki posisi kedua dari Lukas Enembe sebagai petahana. Sedangkan mantan Kapolda Papua Paulus Waterpauw berada di posisi ketiga dengan nilai 10,6 persen, disusul Habel Melkias Suwae 4,3 persen dan Ones Pahabol 3,5 persen serta lainnya 94 persen dan tak menjawab 13,3 persen.

Walau tingkat keterpilihan berada di posisi kedua dengan angka 24,0 persen, ternyata Bupati Jayawijaya itu masih belum puas. Apalagi dari sisi dikenal orang di wilayah pesisir pantai, JWW berada di posisi ke empat yaitu 34 persen atau Lukas Enembe berada di posisi pertama, Klemen Tinal di posisi kedua dan Paulus Waterpauw di posisi ketiga.

“Ini adalah hasil survey. Bukan saya yang katakan atau menilainya. Walau nomor dua, tentu saya belum puas. Makanya saya kumpulkan semua relawan disini, untuk dilakukan evaluasi dalam menyosialisasikan saya di mata masyarakat,” ungkapnya.

“Nah porsi kerja relawan akan dibagi di lima wilayah adat. Semua relawan telah dibekali dengan visi misi ‘Menuju Papua Yang Cerdas, Bersatu dan Damai’. Tak itu saja semua relawan harus tau program kerja kita, sehingga masyarakat nantinya bisa memahami rencana JWW maju pada pilkada Gubernur Provinsi Papua periode tahun 2018-2023,” paparnya.

JWW yang juga kader Partai PDI Perjuangan itu mengaku sampai saat ini masih banyak wilayah yang belum disambangi olehnya maupun para relawan, khususnya di wilayah Mepago dan Animha.

“Dalam evaluasi ini, saya katakan tak ada waktu untuk kita bermain. Dengan komitmen membangun “Papua Cerdas”, saya yakin survey yang dilakukan bulan Oktober mendatang, sisi elektablitas dari 34 persen naik sampai 50 persen,” tuturnya.

JWW sangat percaya di tangan para relawan elektablitasnya akan naik, apalagi para relawan bekerja dengan sukarela tanpa bergantung dengan bantuannya, khusus dari materi.

“Dengan pemahaman yang saya berikan, mereka kini sangat mandiri dan rela menggunakan tenaga, pikiran, waktu dan uang sendiri, untuk mendukung saya,” ujarnya.

Sementata itu Ketua Relawan JWW Provinsi Papua, Anthonius Wetipo mengungkapkan, di sisa waktu yang singkat ini akan bekerja secara maksimal, sehingga pada saat pilkada nanti, orang mengenal JWW di posisi 75 persen.

“Setelah evaluasi ini, berbagai macam yang kita lakukan untuk mengenalkan sosok JWW dimata masyarakat baik itu dengan cara memanfaatkan media dan media sosial, alat peraga berupa spanduk dan baliho, kedepan kami akan mengenalkan JWW dengan bersentuhan langsung ke masyarakat door to door dan meningkatkan kegiatan kepemudaan khusus di daerah terjangkau,” paparnya.

Anthon menegaskan para relawan yang ada nantinya lebih banyak menyentuh anak-anak muda. “Semua relawan adalah anak-anak muda, tentunya virus semangat perubahan akan ditularkan ke anak-anak muda,” tegasnya.

Selain itujuga Ketua Relawan Koteka (Rekor) JWW, Fred Hubi menjelaskan kedepan relawan akan bekerja lebih serius sampai ke akar rumput, sehingga rakyar bisa mengenal siapa itu JWW yang akan maju pada pilkada di tingkat provinsi.

“Kita akan memberikan informasi kepada masyarakat tentang visi misi JWW dan program kerja. Tak itu saja kami juga menjaring program mana yang lebih dominan disukai masyarakat sehingga JWW bisa bekerja sesuai dengan keinginan masyarakat,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Relawan Teman JWW, Marshel Morin menuturkan politik itu tidak statis, namun dinamis. Sehingga pihaknya bersama relawan lainnya optimis kalau Papua akan memiliki pemimpin yang baru.

“Dari banyak catatan dan orang yang kami temui, ketidakpuasan terhadap kepemimpinan hari ini sangat jelas. Apalagi kita lihat sendiri lima tahun ini tak ada pembangunan. Makanya kami optimis dengan kehadiran JWW akan berdampak pada perubahan di Papua khususnya dari segi pembangunan,” pungkasnya.

Marchel meyakini kehadiran JWW adalah bagian dari keinginan masyarakat. “Banyak ide dan gagasan JWW yang dinilai akan membuat perubahan bagi daerah ini,” katanya.

Marchel menambahkan hasil survey yang disajikan tim survey dianggap baik. “Tingkat kejujuran survey 100 persen. JWW yang dinilai rendah dari sisi ekatabilitas, bukan membuat kami kecewa, tapi ini akan menjadi catatan dan pekerjaan rumah bersama untuk kami relawan. Kami optimis angka itu akan terus bertambah di sisa waktu yang akan datang,” paparnya. [Cholid]

Check Also

70 Atlet Ikut Lomba Body Contes dan Binaraga Piala Bupati Jayapura Cup I

SENTANI,– Sedikitnya 70 atlet binaraga dari 7 Kabupaten dan 1 kota di Papua mengikuti lomba ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *