HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » HAI PAPUA » Jual Togel, Seorang Pemuda Mendekam di Penjara
Pelaku dan barang bukti judi Togel saat diamankan di Mapolres Nabire/Cholid

Jual Togel, Seorang Pemuda Mendekam di Penjara

JAYAPURA,- Seorang pemuda berinisial AW (21) harus mendekam di dalam sel tahanan Mapolres Nabire karena kedapatan menjua togel, Rabu (19/7).

Dari tangan pihak kepolisian berhasil menyita barang bukti berupa  uang tunai senilai  Rp 2.170.000, 18 lembar kupon warna merah yang sudah ditulis nomor pemasangan, 2  bandel kupon merah kosong, 2 lembar kertas karbon dan kalkulator.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal ketika dikonfrimasi menjelaskan, pelaku pengecer togel berinisial AW ditangkap di Jalan Warung Pojok Kelurahan Karang Mulia Distrik Nabire saat tengah menjual judi Togel.

“AW itu ditangkap di rumahnya saat melakukan transaksi penjualan kupon judi togel kepada masyarakat, sehingga tersangka langsung dibawa dan diamankan untuk dilakukan pemeriksaan dan proses lebih lanjut,” jelasnya.

“Kini barang bukti bersama tersangkanya sudah diamankan, untuk kemudian menjalani proses hukum, bersama para bandar judi togel yang sebelumnya juga berhasil ditangkap Polres Nabire,” ujarnya.

Banyaknya pengungkapan judi togel di jajaran, kata Kamal, dilakukan berdasarkan perintah dari Kapolda Papua Irjen Pol Biy Rafli Amar, agar seluruh jajaran harus menangkap 1 kasus judi togel setiap hari ini.

“Jadi ini perintah langsung dikeluarkan pimpinan kepada jajaran agar mengungkap kasus judi Togel. Langkah kepolisian ini dilakukan juga berdasarkan hasil pengaduan kepada masyarakat yang merasa resah atas maraknya kasus perjudian togel dilingkungan tempat tinggal mereka,” tegasnya.

Kamal menambahkan, perjudian merupakan penyakit masyarakat, sehingga harus diberantas. “Masyarakat menemukan praktek perjudian, segera saja laporkan ke polisi setempat, bila tak di indahkan, kasih tau kepada kami, agar kami tindaklanjuti, karena tak boleh ada anggota yang membekingi praktek perjudian,” tegasnya. [Cholid]

Check Also

Polisi Bekuk Dua Pengedar Sabu di Timika

JAYAPURA,–Dua pengedar narkotika jenis sabu berinisial IS (22) dan N alias Acok (22) berhasil dibekuk ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *