HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » HAI PAPUA » Jalani Fit and Proper Test Partai Golkar, JWW ‘Pede’ Bangun Papua
Jhon Wempi Wetipo berfoto bersama panitia usai menjalani fit and proper test/Djarwo

Jalani Fit and Proper Test Partai Golkar, JWW ‘Pede’ Bangun Papua

JAYAPURA,- Jhon Wempi Wetipo (JWW) baru saja menjalani fit and proper test di kantor DPP Partai Golkar Papua sebagai persyaratan untuk maju sebagai calon gubernur periode 2018 – 2022 mendatang. Dalam kesempatan tersebut, JWW percaya diri menyampaikan visi misinya untuk membangun Papua menjadi lebih baik.

“Yang mana kebijakan pembangunan infrastruktur di Papua, keberpihakan terhadap masyarakat Papua dan juga soal pendidikan di Papua, jadi tadi saya menyampaikan bahwa terkait dengan visi misi yang sudah disampaikan, kita sudah punya konsep untuk bangun Papua ke depan,” ujar JWW saat ditemui usai mengikuti fit and proper test, di kantor DPP Golkar Papua, Senin (17/7).

Dirinya menjelaskan soal konsep yang akan diterapkannya bahwa Papua harus melakukan pemetaan potensi, tetapi secara garis besarnya pula bahwa membangun Papua ini kurang lebih dalam lima klaster untuk mempercepat pembangunan Papua ke depan, supaya konsep pembangunan Papua dapat secara menyeluruh demi kepentingan masyarakat Papua ke depannya.

“Sehingga klaster pembangunan Papua 1, 2, 3, 4 dan Papua 5 sesuai dengan wilayah adat, itu yang saya sampaikan dan saya berharap dari hasil yang kita sampaikan hari ini menjadi catatan bagi DPD Golkar untuk menyampaikan dan meneruskan hal ini ke DPP untuk mengeluarkan rekomendasi kepada saya,” terangnya.

JWW menuturkan, siapapun yang akan diberi rekomendasi nanti, yang jelas bahwa pihaknya siap menerima apapun keputusannya. Karena pihaknya harus mendapat persetujuan terlebih dulu dari para ‘dewa-dewa’ (DPP, red) di Jakarta.

“Tingkat ‘dewa’ lah yang akan memutuskan dan mereka melakukan proses penjaringan, dan ini satu tahapan yang bisa kita lewati dan mudah-mudahan setelah ini mereka bisa melihat siapa para calon yang menjadi nomor satu,” cetusnya.

Dirinya mengaku, berdasarkan pengalaman pembangunan yang sudah dibuatnya saat menjabat sebagai Bupati Wamena, beberapa tokoh politik juga sudah menyatakan salut, dan dirinya juga berharap jika Tuhan berkenan dirinya terpilih kedepan konsep pembangunan yang sudah dilaksanakan di Wamena itu bisa diterapkan untuk membangun Papua secara keseluruhan.

“Kan rakyat yang menilai bahwa kita sukses atau tidak, yang jelas semua orang punya hak untuk hidup di atas tanah ini tapi memang proteksi orang Papua itu penting. Yah, kalau selama ini ada banyak kalangan hanya bicara, tapi rakyat Papua ini kan butuh sesuatu yang nyata, bukan hanya sekadar bicara,” pungkasnya. [Djarwo]

Check Also

Enggar Paparkan Alasan Impor Beras, Tiga Bulan Operasi Pasar Tetapi Harga Ogah Turun

Wartaplus. Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartisto Lukita, buka-bukaan dibalik alasan pemerintah melakukan impor beras. Menurutnya, kebijakan itu ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *