HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » Ekonomi » IBS Provinsi Papua Triwulan II 2017, Alami Pertumbuhan Positif
Ilustrasi Industri Kayu/google

IBS Provinsi Papua Triwulan II 2017, Alami Pertumbuhan Positif

JAYAPURA,- Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang (IBS) (q-to-q) Provinsi Papua Triwulan II 2017 mengalami pertumbuhan positif sebesar 4,51 persen dari Triwulan I 2017.

Kepala Bidang Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Bambang Wahyu Ponco Aji, Selasa (1/8) mengatakan, jika dibandingkan dengan pertumbuhan produksi Triwulan I 2017, IBS (y-on-y) Provinsi Papua Triwulan II 2017 juga mengalami pertumbuhan positif sebesar 7,45 persen.

Bambang menuturkan, pertumbuhan IBS positif secara q-to-q dan y-on-y tersebut disebabkan karena terjadinya peningkatan produksi utamanya, Industri Makanan (KBLI 10) dan produksi kelompok industri kayu, barang dari kayu dan gabus (tidak termasuk furnitur) dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya (KBLI 16).

“Hal ini kemungkinan karena pengaruh meningkatnya permintaan untuk kedua komoditi tersebut. Selain itu, tersedianya bahan baku, khususnya untuk komoditi kelapa sawit sebagai bahan baku minyak sawit,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sektor IBS merupakan salah satu sektor yang mempunyai peranan yang penting dan strategis bagi pembangunan perekonomian Provinsi Papua. Nilai tambah (value added) yang dihasilkan dari sektor tersebut telah memberikan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi Papua, walaupun tidak terlalu besar dibandingkan sektor ekonomi lainnya. Kontribusi sektor industri manufaktur pada 2016 sebesar 2,03 dari PDRB Papua.

“Pertumbuhan produksi IBS ini mulai Triwulan I 2012 dihitung berdasarkan angka indeks produksi bulanan, dengan sampling frame tahun 2005 dan tahun dasar 2010,” terangnya. [Djarwo]

Check Also

Telkomsel Gelar Kerjasama Pengembangan Layanan Seluler dengan Dua Kabupaten di Papua

JAYAPURA,- Dalam rangka mendukung nawacita Presiden Republik Indonesia, dimana salah satunya adalah pembangunan infrastruktur di ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *