HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » HAI PAPUA » Hendak Jual Motor Hasil Curian Resedivis Curanmor Dibekuk
Kapolres Jayapura Kota Kapolres Jayapura Kota, AKBP Marison Tober Sirat (kiri) ditemani Paur Humas Polresta Jayapura Kota, Iptu Jahja Rumrasaat menunjukan Pelaku (baju merah biru) beserta batang bukti/Cholid

Hendak Jual Motor Hasil Curian Resedivis Curanmor Dibekuk

JAYAPURA,- Tim Opsnal Polres Jayapura Kota, barhasil membekuk Resedivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial AS, saat hendak menjual Kendaraan hasil curiannya di Kabupaten Sarmi, Kamis (7/12) lalu. Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan 6 unit sepeda motor hasil curian yang berhasil dijual kepada para penada di seputaran Sarmi.

Kapolres Jayapura Kota, AKBP Marison Tober Sirat, mengungkapkan pelaku curanmor yang berhasil diamankan merupakan resedivis yang baru keluar dari lembaga permasyarakatan kelas II Abepura beberapa bulan lalu dengan kasus yang sama. “Pelaku ini merupakan kompolotan, dua rekannya yang sampai saat ini dalam pengejaran,”ungkapnya di Mapolres Jayapura Kota, Senin (11/12) sore.

Kata Tober, dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku telah melakukan pencurian 13 kendaraan bermotor di seputaran Kota Jayapura dan menjualnya di wilayah Kabupaten Keerom dan Sarmi.

“Dari pangakuannya  dia sudah curi motor 13 unit selama dua bulan belakangan ini, kami menduga ada 27 unit motor yang berhasil di gasak. Namun kami akan kembangkan, selain itu juga motor yang dijual berkisaran Rp 2 hingga Rp 3 juta dan uang hasil penjualanya di pakai bersenang-senang dengan temannya,”ujar Tober.

Kata Tober, modus yang dilakukan pelaku AS bersama rekanya untuk membawah kabur motor korbannya menggunakan kunci T. “Dalam hitungan detik motor yang sudah jadi target dapat dibawah kabur, dimana rumah kunci kendaraan dijebol menggunakan kunci T,”jelasnya. Atas perbuatanya, Lanjut Tober  pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 7 tahun penajara.[Cholid]

Check Also

Pendukung “Tenang“ Doakan Pilkada Puncak Berlangsung Aman dan Damai

SENTANI,- Ratusan pendukung dari pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Puncak, Repinus Talenggen dan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *