HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » Hukum » Hari Ini Diperiksa, Novel Dikawal Ketua KPK

Hari Ini Diperiksa, Novel Dikawal Ketua KPK

Wartaplus. Ketegangan Novel Baswedan dengan kepolisian segera berakhir. Penyidik KPK itu bersedia diperiksa polisi ihwal kasus penyiraman air keras yang menimpanya. Berita acara pemeriksaan (BAP), akan digelar hari ini di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura. Saat di-BAP, Novel tidak sendirian, dia dikawal Ketua KPK, Agus Rahardjo.

“Rencananya Ketua KPK akan ikut mendampingi,” kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, kemarin.

Febri menjelaskan, pemeriksaan terhadap korban dalam suatu kasus memang bukanlah syarat dtemukannya pelaku penyerangan. Novel, disiram air keras oleh dua orang pengendara motor di dekat rumahnya pada 11 April 2017, seusai salat subuh di Masjid Al-Ihsan.

Akibatnya, mata Novel pun mengalami kerusakan sehingga ia harus menjalani perawatan di Singapore National Eye Centre (SNEC) sejak 12 April 2017. Novel hingga saat ini berjuang demi kesehatannya. Sementara, polisi belum mengungkap dan menangkap pelaku penyerangan.

Sekalipun begitu, kata Febri, KPK maupun Novel menginginkan kasus ini segera tuntas. KPK berharap, setelah pemeriksaan atas Novel dilakukan, ada titik terang soal pengusutan teror penyiraman air keras yang dialami penyidik top KPK ini.

“Agar pelaku penyerang bisa diproses segera, dan kemudian aktor intelektual bisa ditemukan. Apalagi beberapa waktu sebelumnya Presiden telah menunjukkan perhatian yang kuat untuk pengungkapan kasus ini,” katanya.

Secara teknis, kata Febri, pemeriksaan atas Novel sebenarnya dijadwalkan pada 17 Agustus 2017. Namun, di hari bertepatan dengan Dirgahayu RI ke-72 itu, Novel dijadwalkan menjalani operasi besar terhadap mata kirinya. Mata kiri Novel memang lebih parah terdampak penyiraman air keras dibanding mata kanannya.

“Setelah lebih dari 120 hari sejak Novel diserang 11 April 2017, beberapa hari menjelang rencana operasi besar mata kiri Kamis 17 Agustus 2017 mendatang, Novel mengatakan sejak awal bersedia untuk memberikan informasi dan diperiksa. Sejumlah informasi yang dimiliki Novel pun pernah disampaikan pada penyidik yang ke Singapura sebelumnya,” kata Febri.

Sesuai rencana, tim dari kepolisian bersama Ketua KPK akan terbang ke Singapura hari ini juga. Jumlah tim tidak banyak. Selain Ketua KPK seorang, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebutkan, pihaknya akan mengirimkan dua orang penyidik dari Polda Metro Jaya.

“Satu-dua orang saja, paling Kasubdit dan Direktur (Reskrimum Polda Metro Jaya). Pemeriksaan BAP,” kata Argo, Sabtu (12/8).

Selain memerlukan keterangan Novel untuk mengungkap siapa pelaku penyerangan, Argo menyebut pemeriksaan hari ini juga mengonfirmasi pernyataan Novel di media massa soal keterlibatan jenderal Polisi dalam kasus penyiraman air keras terhadap dirinya. “Iya akan semua kita tanyakan,” katanya. RM

Check Also

Enggar Paparkan Alasan Impor Beras, Tiga Bulan Operasi Pasar Tetapi Harga Ogah Turun

Wartaplus. Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartisto Lukita, buka-bukaan dibalik alasan pemerintah melakukan impor beras. Menurutnya, kebijakan itu ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *