ENTERTAINMENTPLUS

Gubernur Jakarta Dijagokan Nyapres, JK Nasihati Anies

Wapres Jusuf Kalla

Wartaplus. Anies Baswedan dijagokan bisa jadi capres alternatif selain Jokowi dan Prabowo Subianto di pilpres nanti. Popularitas dan elektabilitas Anies ini terus terkerek setelah menjabat sebagai Gubernur Jakarta. Menanggapi ini, Wapres Jusuf Kalla menasihati Anies agar tetap fokus mengurusi Ibukota. Dia bilang, peluang Anies sebagai capres akan terbuka jika sudah menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Elektabilitas Anies sebagai capres memang terbilang oke. Dalam survei capres-cawapres, eks mendikbud ini selalu masuk peringkat lima besar, bersama Panglima TNI Gatot Nurmantyo dan Agus Harimurti Yudhoyono. Di suvei Indo Barometer yang dirilis pekan lalu, elektabilitas Anies berada di urutan ketiga setelah Jokowi dan Prabowo. Bahkan jika Anies head to head melawan Jokowi atau Prabowo, elektabilitas Anies bisa mencapai 20 persen. Lumayan mengejutkan, soalnya Anies baru seumur jagung menjabat sebagai gubernur.

Wapres Jusuf Kalla rupanya ikut memantau perkembangan elektabilitas Anies. Saudagar asal Makassar ini pun memberi nasihat kepada Anies, agar jangan sampai kabar kabar soal capres yang berseliweran ini bikin Anies tidak fokus bekerja. Karena tugas sebagai gubernur adalah amanah dari masyarakat DKI. Karena itu, Anies harus fokus menyelesaikan tugas-tugas di Jakarta. Meski peluang Anies maju di pilpres mendatang terbuka, JK yakin Anies akan fokus menyelesaikan tugas sebagai gubernur. “Saya yakin itu,” kata JK, di kantor Wapres, Jakarta.

Menurut JK, apalabila kinerja Anies sebagai gubernur DKI dianggap berprestasi, maka peluang maju di pilpres mendatang akan semakin terbuka. “Tapi harus dibuktikan dulu di DKI,” ujarnya.

Wacana apakah Anies akan nyapres sebenarnya sudah muncul sejak lama. Bahkan sudah muncul sejak Anies mengikuti kampanye di Pilgub DKI tahun lalu. Dan topik ini tak pernah benar-benar reda. Malah makin kencang setelah Anies menang dan elektabilitasnya menguat. Topik ini jadi sorotan lantaran sebelumnya, Jokowi seolah menjadikan jabatan Gubernur DKI sebagai batu loncatan untuk meraih kursi RI 1.

Anies sendiri tak pernah tegas ketika ditanya perihal ini. Seperti saat ditanya oleh wartawan pada Selasa kemarin. Anies menanggapi santai perihal kenaikan elektabilitasnya dalam sejumlah survei tersebut. Ditanya apakah akan nyapres?

Anies tak membantah atau mengiyakan. Dia bilang, baru juga mulai bekerja sebagai gubernur. “Kita jalanin (dulu). Sekarang saya lagi fokus soal antisipasi banjir dan antisipasi masalah keluhan warga,” kata Anies di Balaikota.

Gerindra sebagai partai yang mengusung Anies-Sandi pada prinsipnya menginginkan Anies agar memimpin Jakarta sampai selesai. Hanya saja, Waketum Gerindra Fadli Zon misalnya, memberi sinyal bahwa kemungkinan Anies maju di pilpres sangat terbuka. “Di politik tidak ada yang tidak mungkin. Politik itu dinamis,” kata Fadli. RM

Leave a Reply

*

*

advertisment
advertisment
advertisment