HEADLINE : Wabah Campak dan Gizi Buruk Menyebabkan Kematian di Asmat Diduga Keras Pelanggaran HAM Yang Serius - Tidak Semua Wilayah Asmat Bisa Dijangkau, September Hingga Januari 2018 Terdapat 568 Penderita Campak - Lukas Enembe dan Klemen Tinal Resmi Mendaftar ke KPU Papua - Pemprov Papua: ASN Terlibat Urusan Pilkada Harus Lepaskan Status Pegawai - ,
Breaking News
Home » NEWSPLUS » Gatal di Area Ketiak? Bisa Jadi Karena Infeksi Jamur

Gatal di Area Ketiak? Bisa Jadi Karena Infeksi Jamur

WARTAPLUS – Infeksi jamur tidak hanya terjadi di selangkangan. Dokter mengatakan infeksi jamur juga bisa menyerang ketiak dan menyebabkan gatal-gatal.

dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK, dari D&I Skin Center Denpasar mengatakan jamur rentan menginfeksi ketiak karena lembab dan cocok untuk pertumbuhan jamur. Jamur Candidida adalah salah satu jenis jamur yang paling sering menginfeksi ketiak dan menyebabkan gatal-gatal.

“Infeksi jamur candida ditandai dengan bercak kemerahan di mana bagian tengahnya sering terlihat berwarna putih dan mudah lecet, dan di bagian luar bercak merahnya terdapat bintil-bintil yang dikenal dengan istilah satelit lesi,” tutur dr Darma.

Dijelaskan dr Darma, infeksi jamur berisiko terjadi pada orang-orang dengan produksi keringat berlebih. Karena itu infeksi jamur ini rentan menyerang di musim panas di mana seseorang akan lebih mudah berkeringat.

“Bisa juga karena jarang diganti bajunya saat lembab. Atau karena penyakit lain yang menurunkan daya tahan tubuh seperti kencing manis (diabetes melitus),” tuturnya lagi.

Untuk penanganan infeksi jamur di ketiak, dr Darma lebih menyarankan penggunaan krim anti jamur daripada krim dengan steroid. Namun yang terpenting adalah pencegahan, di mana kebersihan tubuh termasuk ketiak harus dijaga dengan baik.

“Agar tetap sehat, sebaiknya ketiak dijaga tetap kering, dan dibersihkan dengan sabun saat mandi,” tutupnya.

[detik]

Check Also

Farhat Abbas Laporkan Nikita Mirzani ke Polisi

WARTAPLUS – Farhat Abbas kembali mendatangi Polda Metro Jaya, Selasa, 16 Januari 2018. Kedatangan Farhat ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *